Jumat, 24 Maret 2017

cfd  CFD

Jelang Launching Produk, Isu Seputar Apple Kian Dinamis

Senin, 9 September 2013 12:12 WIB
Dibaca 614

Monexnews - Apple Inc dikabarkan sudah menjalin kerjasama dengan perusahaan operator China Mobile dalam proyek penjualan iPhone 5C, yang konon baru diluncurkan Selasa esok (10/09). Wall Street Journal menyatakan bahwa seorang sumber terdekat perusahaan membocorkan kabar itu kepada media.

Pihak media sendiri belum bisa mengkonfirmasi berita tentang ditandatanganinya kesepakatan antara Apple dan China Mobile. Namun jika memang sudah terjadi tanpa sepengetahuan publik, maka kerjasama ini menjadi proyek pemasaran produk terbesar yang pernah dijalin oleh Apple dengan perusahaan operator.

China Mobile adalah perusahaan telepon seluler terbesar sejagad dengan basis pengguna mencapai 740 juta orang. Angka itu setara dengan tujuh kali lipat jumlah pelanggan operator terbesar Amerika, Verizon. Di waktu yang hampir berbarengan, media keuangan Bloomberg melaporkan kesepakatan antara Apple dan operator asal Jepang, NTT DoCoMo. Serupa dengan China Mobile, NTT juga diakui sebagai operator terbesar Jepang dengan basis konsumen menembus angka 60 juta orang.

Apple dijadwalkan menggelar public expose pada hari Selasa besok. Agenda utama dari event korporasi ini diperkirakan tidak jauh dari peluncuran produk baru iPhone, yakni varian 5S, yang menjadi pembaruan model iPhone 5. Tidak tertutup kemungkinan model 5C juga dirilis ke publik karena varian inilah yang paling ditunggu penampakannya. Komunitas teknologi dunia ingin mengetahui apakah Apple mampu menghadirkan ponsel berkualitas dengan naderol harga yang terjangkau.

Jika dilihat dari sisi bisnis, pengumuman tentang produk iPhone baru dan kerjasama penjualannya dengan operator besar sama-sama memiliki pengaruh yang besar. Dua berita ini akan sangat mempengaruhi prospek pemasukan laba perusahaan setidaknya untuk setahun ke depan. Dikutip dari AppleInsider, komunitas teknologi dunia disarankan untuk tidak terlalu antusias menyambut model 5C karena peluncurannya bisa jadi ditunda hingga November mendatang. Hal ini berkenaan dengan belum rampungnya pengembangan teknologi jaringan generasi empat TDD-LTE, yang rencananya akan dibenamkan pada iPhone level menengah.

* Harga saham Apple (AAPL) ditutup pada posisi $498.22 atau naik lebih ari setengah persen pada sesi perdagangan Jumat (07/09).

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar