Senin, 16 Januari 2017

cfd CFD

Jelang Split Bisnis, HP Ditinggal Bos Pentingnya

Rabu, 1 Juli 2015 11:18 WIB
Dibaca 2534

Monexnews - Hewlett-Packard (HP) akan terpecah menjadi dua perusahaan pada 1 November mendatang. Jelang momen penting ini, perusahaan justru ditinggal oleh salah satu orang yang berperan besar dalam restrukturisasi usahanya.

Kepala Unit Bisnis Inti HP, Bill Veghte, diberitakan mundur untuk 'mencari peluang baru' sebagaimana isi pernyataan resmi perusahaan. Kabar ini cukup mengejutkan karena Veghte dikenal sebagai salah satu figur penting di balik program pemisahan bisnis HP. Dalam wawancara media terakhirnya, Veghte bahkan menegaskan bahwa ia punya tujuan utama untuk memajukan bisnis keseluruhan bisnis HP dan membantu proses split pada dua perusahaan terpisah. Veghte mulai mengabdi di perusahaan itu pada 2010 di divisi software. Setahun kemudian ia menjabat chief operating officer sebelum akhirnya didapuk menjadi bos HP Enterprise dan punya andil dalam rencana perombakan usaha.

HP sendiri memang membutuhkan restrukturisasi usaha supaya lebih fokus menggarap bisnisnya. Produsen komputer legendaris asal Amerika Serikat ini kurang berhasil mengelola basis konsumen sehingga omsetnya turun 1% per tahun di kuartal I lalu.

HP sendiri akan mengirimkan dokumen berisi rincian pemisahan bisnisnya kepada Securities and Exchange Commission pekan ini. Setelah itu, bisnisnya yang bernilai $57 miliar akan dikelola oleh dua perusahaan terpisah yakni perusahaan HP yang menjual printer dan komputer serta Hewlett Packard Enterprise, yang akan menyediakan beragam layanan IT.

[Harga saham Hewlett-Packard (NYSE:HPQ) ditutup pada posisi $29.99 di sesi perdagangan hari Rabu (30/06) atau menguat 0,07%.] (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar