Rabu, 26 Juli 2017

cfd  CFD

Jika Terbukti Korupsi, Perusahaan Besar Cabut Sponsorship FIFA

Kamis, 28 Mei 2015 12:06 WIB
Dibaca 3575

Monexnews - Organisasi sepakbola tertinggi dunia, FIFA, mendapat aib memalukan pekan ini. Hal ini terkait dengan penangkapan beberapa anggotanya oleh FBI kemarin akibat tuduhan suap. Bukan hanya pelaku dunia sepakbola, beberapa perusahaan besar juga ikut gerah dengan apa yang terjadi di tubuh FIFA, apa pasal?

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menerima tuntutan hukum terhadap 14 orang yang terkait dengan FIFA atas tuduhan suap. FBI turun tangan langsung untuk menangkap orang-orang yang diduga terlibat dalam skandal memalukan tersebut. Dunia sepakbola langsung heboh, dan beberapa perusahaan sponsor piala dunia langsung menegaskan sikapnya.

Visa, sebagai salah satu sponsor FIFA yang paling setia, mengecam keras skandal korupsi di badan organisasi sepakbola tertinggi dunia itu. Penyedia layanan kartu kredit ini meminta pemangku kebijakan untuk melakukan perombakan organisasi dan mengambil langkah tegas jika memang ada indikasi suap. "Sudah waktunya FIFA berubah. Kalau tidak, maka kami akan meninjau lagi kontrak sponsorship dengan mereka," demikian pernyataan resmi Visa seperti dikutip oleh CNN.

Bukan hanya Visa, sponsor piala dunia lainnya, Coca Cola juga mengutarakan pandangan serupa. Menurut pernyataan resmi perusahaan minuman ringan ini, kontroversi yang berkembang sekarang sudah mencoreng misi dan tujuan pendirian FIFA. "Kami sangat serius memantau proses penyelidikan," demikian pernyataan Coca Cola.

McDonald's bahkan melontarkan lebih keras. Juru bicara perusahaan menyebut skandal etika dan korupsi sebagai suatu hal yang tidak bisa dianggap main-main. Sponsor utama piala dunia ini berkomitmen untuk menjalin komunikasi dengan FIFA guna mendapat update berita lebih lanjut. Kecaman serupa juga dinyatakan oleh produsen sepatu olahraga, Adidas dan produsen bir, Budweiser yang secara gamblang meminta lembaga itu untuk menaikkan standar etikanya.

Adidas dan Visa rata-rata memberikan uang sponsorship senilai $32 juta per tahun untuk kontrak kerjasama dengan FIFA. Sementara Coca Cola, McDonald's dan Budweiser membayar lebih kecil, yakni berkisar di $19 juta kepada lembaga olahraga tersebut. Secara total, FIFA biasanya mengantongi sekitar $1,6 miliar dari sponsor-sponsor utamanya selama 4 tahun antara 2011 dan 2014.

Selain AS, Swiss juga menggelar penyidikan kasus suap dan korupsi yang dilakukan beberapa pejabat FIFA. Fokus investigasi utama yaitu indikasi suap dalam seleksi tuan rumah piala dunia 2020, yang dimenangkan oleh Qatar. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar