Selasa, 17 Januari 2017

cfd CFD

Johnson & Johnson Mulai Mengujicobakan Vaksin Ebola

Selasa, 6 Januari 2015 20:59 WIB
Dibaca 820

Monexnews - Johnson & Johnson pada hari Selasa mengatakan bahwa pihaknya telah mulai mengujicobakan vaksin virus Ebola kepada manusia, dengan lebih dari 400.000 dosis direncanakan akan tersedia pada bulan April. Uji klinis tahap awal itu dipimpin oleh departemen pediatri University of Oxford

J&J terus berupaya untuk mempercepat penelitian dan pengembangan vaksin tersebut seiring kian meluasnya penyebaran virus Ebola di Afrika Barat. Sistem pengobatan itu, yang dikembangkan bersama dengan perusahaan bioteknologi Denmark Bavarian Nordic, diharapkan dapat menjadi sebuah langkah penting untuk menentukan apakah terapi eksperimental akan bekerja dengan aman dan membantu mencegah penyebaran virus.

Jika pengujian tersebut berhasil, J&J telah siap untuk memproduksi 2 juta dosis vaksin pada tahun ini. Perusahaan bahkan mengklaim mampu menyediakan hingga 5 juta dosis vaksin jika diperlukan. Pada awalnya J&J berencana memproduksi lebih dari 1 juta dosis hingga akhir tahun ini, dengan 250.000 diantaranya akan dipergunakan dalam uji klinis bulan Mei. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar