Rabu, 18 Oktober 2017

cfd  CFD

JPMorgan Bayar Ganti Rugi Rp54 triliun kepada Duet Fannie-Freddie

Senin, 28 Oktober 2013 11:46 WIB
Dibaca 907

Monexnews - JPMorgan sepakat untuk membayar $5.1 miliar atau setara Rp54 triliun kepada perusahaan keuangan Fannie Mae dan Freddie Mac sebagai kompensasi atas gugatan kasus housing bubble (gelembung aset perumahan) pada masa krisis 2008. Otoritas perumahan wilayah federal mengumumkan persetujuan tersebut pada akhir pekan lalu.

Unit usaha JPMorgan, yakni Bear Stearns dan Washington Mutual, terbukti menjual aset berisiko tinggi dengan basis portofolio di sektor perumahan pada tahun 2008. Aset yang mereka jual sayangnya tidak berkualitas karena berisi portofolio kredit rumah yang rawan gagal bayar. Dua perusahaan yang ikut membeli produk 'beracun' itu adalah Fannie Mae dan Freddie Mac, yang harus membayar kerugian besar akibat krisis perumahan pada tahun itu. Investasi aset perumahan Fannie dan Freddie berbalik menjadi sampah sehingga keduanya harus masuk daftar bailout pemerintah sekitar lima tahun lalu. Atas dasar itulah Fannie dan Freddie menuntut JPMorgan, sebagai perusahaan induk penjual aset 'cacat', untuk membayar kompensasi akibat kerugian besar.

Federal Housing Finance Agency, badan yang mengawasi kinerja operasional Fannie dan Freddie dalam setengah dekade terakhir, mengumumkan bahwa JPMorgan bersedia memenuhi tuntutan mantan kliennya. "Kami berhasil meraih suatu kepastian atas kasus Fannie Mae dan Freddie Mac, yang juga menyangkut aset warga negara Amerika," ujar Kepala Agensi, Edward DeMarco. Ia berharap kesepakatan terbaru ini bisa menjadi awal penuntasan kasus-kasus sejenis yang belum rampung, khususnya menyangkut biaya ganti rugi dan vonis hukum.

Dalam poin persetujuan kompensasi dengan Fannie dan Freddie, JPMorgan bersedia membayar $4 miliar untuk menyelesaikan klaim penjualan produk keuangan cacat. JPMorgan juga akan membeli kembali produk aset perumahan yang pernah dijual kepada kedua perusahaan senilai $1.1 miliar antara tahun 2000 dan 2008. Sebagai catatan, salah satu institusi keuangan terbesar di Amerika ini juga berkomitmen untuk menuntaskan kasus hukum lainnya dengan badan pemerintah sebagai wujud tanggung jawab bisnis.


*Harga saham JPMorgan (JPM) menguat setengah persen ke posisi $52.77 pada sesi perdagangan hari Jumat lalu (25/10).

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar