Rabu, 29 Maret 2017

cfd  CFD

Jumlah Pelanggan Netflix Tembus 50 juta Orang

Selasa, 22 Juli 2014 11:20 WIB
Dibaca 730

Monexnews -  Layanan streaming internet semakin diterima luas oleh masyarakat negara-negara maju dalam beberapa tahun terakhir. Tidak heran jika perusahaan penyedia siaran video internet mampu memperluas pemasarannya, terutama di Amerika Serikat.

Netflix pada hari Senin (21/07) mengumumkan sebuah prestasi membanggakan dalam kiprahnya di industri streaming. Perusahaan ini mengklaim telah memiliki 50 juta pelanggan aktif di 40 negara, di mana 36 juta di antaranya merupakan warga Amerika Serikat. Jumlah itu tergolong besar jika dibandingkan dengan total pelanggan tv kabel di Amerika, yang angkanya sekitar 56 juta orang sampai dengan bulan Juli lalu (Data: Nielsen).

Meski demikian, pertumbuhan konsumen Netflix sesungguhnya sedikit melambat di kuartal II. Perusahaan streaming paling berpengaruh ini hanya mampu menjaring 570 ribu pelanggan baru di wilayah Amerika atau di bawah catatan kuartal yang sama pada tahun 2013, sebesar 630.000. Bahkan pada kuartal perdana tahun lalu, Netflix sukses merebut 2.25 juta subscriber hanya dalam tiga bulan.

Bisnis media internet via streaming memang menggiurkan. Tingginya volume pengguna layanan data di seluruh dunia memungkinkan perusahaan start-up untuk menambah pundi-pundi keuntungannya. Berbagai cara dilakukan, termasuk mencoba untuk melakukan apa yang sebelumnya tidak bisa dilakukan.

Netflix sendiri adalah salah satu simbol kesuksesan sebuah perusahaan media berbasis internet. Setelah masuk ke bursa, situs streaming ini makin giat memperluas jangkauan bisnisnya antara lain dengan membuat tv show mandiri, acara dokumenter hingga stand up comedy. Netflix kini tidak hanya dikenal sebagai portal hiburan, namun menjelma jadi sebuah rumah produksi program hiburan.

Ekspansi juga semakin giat dilakukan. Netflix akan resmi masuk ke Eropa pada tahun ini dimulai dengan Prancis, Jerman, Austria, Swiss, Belgia dan Luksemburg. Biaya peluncuran layanan di negara baru memang akan membuat unit usaha internasional Netflix merugi untuk sementara waktu. Namun setelah pangsa pasar baru dikuasai, perusahaan akan bisa meraup laba optimal seperti di Amerika Serikat. Di Eropa, Netflix telah beroperasi di Inggris, Skandinavia dan Belanda.

[Harga saham Netflix (NASDAQ:NFLX) ditutup pada posisi $451.95 atau menguat 1.75% pada sesi perdagangan Senin (28/10).]

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar