Jumat, 31 Maret 2017

breaking-news GDP AS Q4 direvisi naik menjadi 2.1%, Klaim Penganguran turun menjadi 258K.

cfd  CFD

Kacamata Pintar Diprediksi Jadi Alat Penting di Masa Depan

Selasa, 12 November 2013 12:10 WIB
Dibaca 1599

Monexnews - Era gadget langsung pakai atau wearable sepertinya sudah di depan mata. Setelah Google Glass muncul ke permukaan, banyak perusahaan teknologi makin giat mengembangkan produk yang langsung menempel di bagian tubuh penggunanya.

Bukan sekedar menjadi barang jualan, produk wearable diprediksi mampu meningkatkan kinerja karyawan di berbagai bidang. Dalam hal ini, Google Glass dan produk kacamata pintar sejenisnya akan menjadi salah satu perangkat yang bermanfaat sekaligus mampu menghemat pengeluaran perusahaan. Lembaga riset Gartner memperkirakan produk kacamata mobile seperti Google Glass akan menciptakan efisiensi kerja karyawan dan setidaknya mampu berkontribusi terhadap laba perusahaan sampai $1 miliar per tahun di 2017 nanti.

Smartglasses akan menjadi alat berguna bagi mereka yang memiliki tugas multi-task, khususnya dengan memakai kedua tangan dan indera utama. Profesi seperti dokter bedah, teknisi, petugas kesehatan dan insinyur mesin biasanya harus susah payah melakukan tugas dengan alat dan kedua tangan. Dengan adanya smartglasses, cara kerja mereka diyakini akan lebih mudah dan efisien sehingga hasilnya juga lebih optimal bagi perusahaan. "Ketika anda sedang bekerja dan membutuhkan informasi atau berkomunikasi, kacamata pintar akan sangat meringankan tugas anda," urai Direktur Riset Gartner, Tuong Nguyen.

Inovasi Google dalam membuat kacamata yang terhubung langsung dengan jaringan internet memang memicu perusahaan lain untuk mengembangkan hal yang sama. Salah satunya adalah Microsoft, yang diklaim sedang membuat produk seperti Google Glass. Microsoft Corp dikabarkan tengah melakukan uji purwarupa (prototype) kacamata yang fungsinya serupa dengan Google Glass. Langkah ini diambil untuk mengukur kemampuan riset perusahaan software terbesar dunia itu dalam persaingan teknologi. Sumber dalam Microsoft menyatakan proyek sudah dimulai dan perusahaan terus melakukan order komponen ke supplier asal Asia. Namun demikian, apabila pengembangan kacamata canggih berhasil bukan berarti produk tersebut akan dibuat secara massal.

Microsoft memang sedang giat menggarap produk teknologi yang praktis dan melekat dengan tubuh (wearable). Selain kacamata, perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates ini telah menjajaki pemasaran produk gelang menyerupai jam tangan yang berfungsi layaknya ponsel cerdas. Selain memiliki fitur standar smartphone, gelang ini juga bisa mengukur statistik olahraga penggunanya. Lembaga riset ABI Research memperkirakan angka penjualan produk wearable akan menembus 485 unit di tahun 2018 mendatang.

Penelitian produk kacamata merupakan salah satu tahap proses transformasi Microsoft dari sebuah perusahaan software menjadi produsen perangkat teknologi terintegrasi. Fitur ponsel nantinya akan bisa dipakai untuk mengendalikan perangkat elektronik lainnya seperti televisi dan alat rumah tangga berbasis sistem operasi. Konsepnya serupa dengan visi yang diusung oleh SMART milik Samsung.


*Harga saham Microsoft (MSFT) ditutup di level $37.59 pada sesi perdagangan semalam (11/11) atau turun setengah persen, sementara saham Google melemah $1,010.59 atau turun 0.54%.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar