Kamis, 19 Oktober 2017

cfd  CFD

Keluarga Penumpang MH370 Berniat Seret Boeing ke Pengadilan

Kamis, 27 Maret 2014 12:03 WIB
Dibaca 940

Monexnews - Kasus hilangnya pesawat MH370 menyisakan rasa kecewa bagi keluarga para penumpang. Sejak lebih dari dua pekan lalu, nasib pesawat Malaysia Airlines belum diketahui meskipun pemerintah Malaysia menyatakan telah terjadi kecelakaan di samudera Hindia.

Keluarga penumpang yang marah tidak hanya mengecam otoritas penerbangan Malaysia, namun juga produsen pesawat Boeing. Mereka membuat petisi yang meminta Malaysia Airlines dan Boeing memberikan data, bukti dan alasan di balik kecelakaan naas MH370. Melalui kuasa hukum asal Chicago, Ribbeck Law, pihak keluarga juga berniat menggugat Boeing apabila hasil temuan menunjukkan adanya kesalahan teknis pada pesawat tersebut.

Meskipun nama Malaysia Airline disertakan dalam surat pra-gugatan, nama Boeing menjadi objek hukum utama karena perusahaan inilah yang dianggap bertanggungjawab terhadap faktor teknis di dalam pesawat. "Kami memperkirakan kecelakaan terjadi karena gangguan teknis di bagian kokpit sehingga memicu kecelakaan," ujar Monica Kelly, head of Global Aviation Litigation Ribbeck Law. Ia juga memaparkan berbagai penyebab putusnya sambungan komunikasi mulai dari kebakaran hingga penurunan tekanan kabin, yang membuat sang pilot hilang kesadaran. Ribbeck Law mengambil dugaan tersebut dengan didasari beberapa kejadian serupa yang terjadi di masa lampau, termasuk kasus kecelakaan Asiana Airlines 214 di San Fransisco pada bulan Juli.

Sejauh ini, Ribbeck Law masih mengumpulkan petisi dan belum mengajukan gugatan resmi ke pengadilan Amerika Serikat. Petisi tersebut dibuat atas nama Januari Siregar, seorang pengacara asal Indonesia yang keponakannya ikut hilang di pesawat MH370. Poin keberatan lainnya akan dimasukkan ke dalam surat gugatan beberapa hari ke depan sesuai perkembangan terbaru, misalnya yang terkait dengan temuan komponen yang rusak atau bukti lainnya. Pihak Boeing sendiri tidak mau berkomentar terkait kemungkinan kasus ini masuk ke ranah hukum.

[Harga saham Boeing (NYSE:BA) ditutup pada posisi $123.53 atau melemah 0.40% pada sesi perdagangan hari Rabu (26/03).]

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar