Selasa, 23 Mei 2017

breaking-news GBPUSD turun ke 1.2972 pasca teror bom di Inggris

cfd  CFD

Laba Induk KFC Anjlok Akibat Flu Burung

Kamis, 25 April 2013 9:48 WIB
Dibaca 555

Monexnews - Isu kesehatan besar seperti flu burung, yang terjadi di China sejak bulan lalu, tidak hanya berdampak negatif terhadap perusahaan dari negara itu. Korporasi asal luar negeri yang beroperasi di Asia juga kehilangan laba gara-gara kasus epidemi paling berbahaya di dunia.

Perusahaan jaringan makanan cepat saji, YUM Brands, mencatat penurunan angka penjualan per gerai sebanyak 20% di wilayah China (kuartal I). Penurunan itu terjadi karena konsumen berupaya menjauhi makanan cepat saji yang sebagian bahannya berasal dari unggas. Kecemasan soal penyebaran flu burung membuat banyak orang di China menjauhi bahan pangan hewani sementara waktu.

Penurunan angka penjualan berdampak pada berkurangnya pendapatan bersih sebanyak 26%, dari $458 juta (kuartal I 2012) menjadi $337 juta. Pun demikian, angka pendapatan itu masih di atas target analis sehingga harga saham Yum sempat menguat di sesi pasca perdagangan.

Banyak orang di Asia sangat takut dengan potensi penyebaran flu burung. Salah satu cara untuk menghindari penyakit ini adalah dengan membatasi konsumsi unggas. Meskipun dalam beberapa kasus, orang yang tertular merupakan mereka yang terlibat kontak langsung dengan hewan, masyarakat tetap melakukan antisipasi dengan mengurangi konsumsi fast food.

Dr. Michael O'Leary, Kepala Cabang WHO di Beijing, berupaya meredam ketakutan masyarakat akan penularan flu burung. "Saya masih makan ayam setiap hari," ujarnya seraya berkelakar. O'Leary juga mengingatkan bahwa penurunan konsumsi makanan ayam goreng secara dramatis di China, termasuk KFC milik YUM, memang jelas terjadi. Namun ia yakin kondisi ini hanya berlangsung untuk jangka pendek dan segera usai pada saatnya.

China merupakan pangsa pasar potensial bagi 3 unit bisnis YUM, taitu Taco Bell, KFC dan Pizza Hut. YUM benar-benar melakukan investasi besar di negara ini dengan membuka 4200 gerai KFC dan 800 restoran Pizza Hut. Untuk tahun lalu saja, China bahkan menyumbang 42% laba ke dalam brankas perusahaan ini. Harga saham YUM Brands (YUM) diperdagangkan pada level $68.65 semalam atau naik 7,01%.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar