Senin, 23 Januari 2017

cfd  CFD

Laba Turun, Saham Produsen Senjata Legendaris Anjlok Tajam

Rabu, 27 Agustus 2014 11:48 WIB
Dibaca 1513

Monexnews - Produsen senjata api asal Amerika Serikat, Smith & Wesson, mengalami penurunan laba pada kuartal II 2014. Angka penjualan turun sebanyak $39.2 juta sehingga raihan keuntungan ikut tergerus 45% menjadi $14.6 juta. 

Sesaat setelah hasil laporan laba rugi diumunkan, saham Smith & Wesson langsung anjlok 15%. Menurut CEO James Debney, musim panas 2014 adalah periode sulit dalam perjalanan bisnis perusahaan. Meski angka penjualan memenuhi target, jumlahnya tidak mampu mengimbangi beban biaya selama tiga bulan terakhir.

Smith & Wesson terpaksa menurunkan target labanya untuk setahun penuh dari kisaran $585-600 juta menjadi $530-540 juta saja. Pada bulan Juni lalu, pihak direksi memprediksi angka penjualan akan mencapai $585-600 juta di akhir tahun fiskal April mendatang.

Bisnis Smith & Wesson memang menurun dalam beberapa tahun terakhir di tengah isu larangan kepemilikan senjata oleh sipil. Banyaknya kasus penembakan di lokasi umum membuat pejabat pemerintah mengutarakan wacana untuk menghentikan pemberian izin penggunaan senjata api oleh warga Amerika. Presiden Barack Obama bahkan sempat mengajukan UU soal larangan kepemilikan kepada DPR tetapi akhirnya ditolak. Selain Smith & Wesson, saham produsen senjata lainnya yaitu Sturm Ruger juga melemah pada sesi perdagangan Selasa (26/08) walaupun rasio penurunannya tidak sebanyak Smith & Wesson.

[Harga saham Smith & Wesson (NASDAQ:SWHC) ditutup pada posisi $13.10 atau turun 0.11% di sesi reguler, namun kemudian anjlok tajam sebanyak 11.22% di penutupan sesi after-hours (26/08).

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar