Sabtu, 22 Juli 2017

cfd  CFD

Lagi, Nissan Tarik Puluhan Ribu Mobil akibat Airbag Cacat

Kamis, 18 Desember 2014 9:36 WIB
Dibaca 741

Monexnews - Masalah recall atau penarikan kendaraan karena cacat produksi sepertinya masih akan menjadi problema yang dihadapi oleh produsen otomotif dunia di tahun 2015. Menurut laporan terbaru, perusahaan mobil asal Jepang, Nissan Motors terpaksa menarik lagi lebih dari 80.000 produknya dari negara Meksiko. Alasannya tetap sama, yaitu untuk memperbaiki komponen airbag buatan supplier Takata, yang diklaim tidak berfungsi sesuai peruntukannya.

Juru bicara perusahaan menyatakan bahwa total sebanyak 84.671 mobil buatan tahun 2011 hingga 2014 di-recall dari tangan konsumen di Meksiko. Nissan kemudian akan memasukkan mobil-mobil itu ke bengkel untuk mengganti bagian airbag yang diklaim cacat. Pihak direksi sendiri tidak mau berkomentar apakah sudah menerima laporan kasus kecelakaan akibat malfungsi airbag Takata di negara tersebut.

Berita recall Nissan kian menambah panjang daftar penarikan mobil yang harus dilakukan oleh produsen-produsen otomotif, khususnya yang berasal dari Jepang. Pekan lalu Kementerian Transportasi Jepang sudah meminta Honda Motor Co., Nissan Motor Co. dan Mitsubishi Motors Corp. untuk menarik lebih banyak lagi mobil mereka yang sudah beredar di pasar dalam negeri karena alasan serupa.

Di Jepang, Honda, Nissan dan Mitsubishi sedang melakukan recall atau penarikan 260,107 unit kendaraan, terutama keluaran tahun 2003. Sebelumnya pemerintah Jepang memang menginstruksikan penarikan 256.826 kendaraan, namun kemudian angkanya diubah menjadi 260.107.

Ketiga perusahaan memang belum mengidentifikasi secara pasti gangguan fungsi airbag yang diklaim oleh konsumen di sebagian besar produknya. Namun kebijakan recall diambil untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa. Di seluruh dunia, Honda sudah me-recall sekitar 400.000 mobil akibat masalah yang sama, termasuk varian Fit. Sementara Nissan me-recall sekitar 240.000 kendaraan dan Mitsubishi menarik sekitar 600 unit mobil dari tangan konsumen Jepang.

Jika dijumlahkan, lebih dari 20 juta unit kendaraan sudah atau akan ditarik oleh lebih dari 10 merk mobil di seluruh dunia sejak tahun 2008 akibat masalah airbag. Setidaknya 5 orang dilaporkan tewas akibat cacat produksi tersebut. Jumlah itu akan bertambah seiring ramainya peringatan dari instansi keselamatan di beberapa negara pangsa pasar otomotif. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar