Selasa, 30 Mei 2017

cfd  CFD

Lakukan Ekspansi, Shell Merger Dengan BG

Rabu, 8 April 2015 23:54 WIB
Dibaca 1670

Monexnews - Royal Dutch Shell sepakat untuk membeli rival-nya yang lebih kecil BG Group senilai 47 milyar pound (70.2 milyar dollar) dalam merger industri energi pertama dalam lebih dari 1 dekade, kian mengejar ketertinggalan dari pemimpin pasar energi asal AS, ExxonMobil pasca penurunan pada harga minyak. Shell akan melakukan pembayaran melalui uang tunai dan saham yang menghargasi setiap lembar saham BG pada sekitar 1,350 pound, menurut perusahaan. Hal ini merupakan premi sekitar 52% dari harga saham rata-rata 90 harian BG, untuk mencegah adanya potensi tawaran serupa dari perusahaan rival seperti Exxon, yang mana mengatakan juga akan menggunakan keterpurukan pasar minyak untuk berekspansi. Kesepakatan migas terbesar ketiga dalam sejarah tersebut akan memberikan Shell aset di Brasil, Afrika Timur, Australia, Kazakhstan, dan Mesir, termasuk sejumlah proyek gas alam cair (LNG) terbesar di dunia.

Shell sudah menjadi perusahaan gas alam terbesar di dunia dan akan mendapatkan kapasitas BG dalam logistik LNG, kompleks infrasturktur yang termasuk terminal, jalur pipa, tanker khusus, rig, pendingin, fasilitas regasifikasi dan gudang penyimpanan. Richard Gorry, direktur pada JBC Energy Asia memperkirakan adanya peralihan dari permintaan energi menjadi gas alam, dan menurutnya Shell melihat hal tersebut. Menurutnya, Shell mengambil resiko besar, jika harga miynak dan gas tidak kembali naik dalam 24 bulan kedepan, maka hal tersebut akan menempatkan keuangan Shell berada dalam posisi yang sulit. Shell pada hari Rabu mengatakan kesepakatan tersebut akan menaikkan cadangan migas miliknya sebanyak 25%.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar