Sabtu, 22 Juli 2017

cfd  CFD

Lalai Bayar Uang Lembur, LinkedIn Dihukum Jutaan Dollar

Selasa, 5 Agustus 2014 10:45 WIB
Dibaca 610

Monexnews - Mungkin karena terlalu sibuk 'menjodohkan' kalangan profesional dan perusahaan, LinkedIn justru lupa akan kewajibannya sendiri. Situs profesi ini dilaporkan lalai membayar uang lembur kepada karyawan, di mana jumlah totalnya lebih dari $5 juta.

Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat menyatakan bahwa LinkedIn sepakat membayar tanggungan uang lembur senilai total $3.3 juta atau setara Rp38.5 miliar sesuai putusan pemerintah. Tidak hanya itu, perusahaan juga diharuskan membayar uang ganti rugi $2.5 juta (Rp29 miliar) kepada 359 karyawan, baik yang masih bekerja maupun mereka yang sudah pindah.

Menurut Depnaker, LinkedIn tidak mengelola dengan baik data jam lembur karyawannya di beberapa kantor cabang. Namun begitu, pemerintah juga memuji sikap perusahaan internet ini yang selalu kooperatif dan mempunyai itikad baik untuk membantu pekerjanya.

"Praktik seperti ini jelas menyakiti pekerja karena mereka tidak mendapat apa-apa dari pengorbanan waktu mereka," ujar Susana Blanco, Direktur Kantor Tenaga Kerja wilayah San Francisco. Ia juga mengakui masih banyak perusahaan di Amerika yang mempekerjakan karyawan lebih lama dibandingkan seharusnya.

Sementara dalam pernyataan resmi, LinkedIn meminta maaf kepada publik karena gagal menjalankan sistem manajemen SDM sebagaimana mestinya. "Kami tidak memiliki alat yang tepat untuk mengukur jam kerja karyawan secara akurat," demikian komentar LinkedIn. Pihak direksi berkomitmen untuk menuntaskan kewajiban materilnya kepada seluruh karyawan yang merasa dirugikan. Kemudian dalam beberapa waktu ke depan, LinkedIn akan melakukan perubahan dalam tata kelola SDM sehingga hal serupa tidak terjadi lagi.
 
[Harga saham LinkedIn (NYSE:LNKD) ditutup pada posisi $202.50 atau menguat 0.36% pada sesi perdagangan hari Senin (04/08).]

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar