Selasa, 27 Juni 2017

cfd  CFD

Lambat Inovasi, Intel Ditinggal Klien Setianya

Kamis, 3 Oktober 2013 10:25 WIB
Dibaca 439

Monexnews - Walaupun sudah lama malang melintang di industri mikro prosesor dunia, Intel masih saja kesulitan untuk menembus pasar tablet dan ponsel. Produk jualan yang mereka tawarkan kerap ditolak oleh pembuat ponsel-ponsel pintar di banyak negara.

Salah satu perusahaan yang selama ini setia memakai jasa prosesor chip buatan Intel adalah Lenovo. Seri chip Atom terakhir Intel dibenamkan pada produk Lenovo K900, yang menjadi varian penjualan andalan. Namun ketika membuat produk sekuelnya, yakni K910 atau Vibe Z, Lenovo justru enggan memakai jasa Intel dan lebih memilih Qualcomm sebagai supplier komponen chip.

Pihak Intel mengaku sudah tidak dilibatkan lagi dalam proses produksi ponsel K910. Namun perseroan membantah kalau kerjasama mereka dengan Lenovo sudah berakhir. "Hubungan antara kedua perusahaan bersifat produktif dan jangka panjang, mencakup banyak produk," tegas Intel dalam statement-nya. Produsen chip nomor satu dunia ini meyakini bisa kembali dipercaya dalam pembuatan ponsel-ponsel baru di masa depan.

Pada bulan Juni lalu, Lenovo mulai menjual model K900 berbasis chip Atom Intel di Thailand dan Malaysia. Secara total, sudah ada delapan negara yang menjadi sasaran pemasaran K900 di seluruh dunia. Satu-satunya perusahaan lain yang masih memakai jasa Intel dalam produksi ponsel pintarnya adalah Motorola. Varian RAZR i dipasangi prosesor Intel dan sudah dipasarkan di wilayah Eropa. Sementara beberapa vendor memesan chip Intel sebagai komponen terpisah di antaranya perusahaan Lava asal India, Megafon dari Rusia dan operator asal Perancis, Orange.

Salah satu kelemahan yang belum bisa diantisipasi oleh Intel adalah kurangnya support komponen pendukung dalam chip untuk berbagai jangkauan jaringan seperti LTE. Perusahaan baru memiliki produk chip LTE terpisah dan dalam waktu dekat akan mulai mengintegrasikan fungsi lainnya dalam satu chip. Harga saham Intel (Nasdaq: INTC) pada sesi perdagangan 2 Oktober 2013 ditutup di level $22.8 (+0.24%).

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar