Senin, 29 Mei 2017

cfd  CFD

Laporan Earnings Coca-Cola Lampaui Estimasi

Kamis, 23 April 2015 0:08 WIB
Dibaca 1202

Monexnews -

Coca-Cola Co. membukukan laba dan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan dikuartal pertama seiring volume penjualan minuman naik 1% selama periode tiga bulan pertama tahun ini.

Pada kuartal terakhir, Coke mengatakan bahwa volume penjualan minuman soda dan nonkarbonasi di seluruh dunia keduanya tumbuh1%.

Produsen dari merek-merek yang termasuk soda Sprite dan jus jeruk Minute Maid telah memperingatkan bahwa 2015 akan menjadi tahun yang penuh tantangan karena mereka berencana untuk memangkas biaya sekitar $3 miliar dan akan menghadapi meningkatnya kesadaran pelanggan terhadap kesehatan.

Dalam sebuah langkah yang membantu mengimbangi penurunan dalam volume soda, Coke menaikan harga secara agresif di AS selama semester kedua 2014, memanfaatkan reboundnnya ekonomi, serta turunnya jumlah pengangguran dan meningkatnya upah.

Sementara itu, Coca-Cola melihat fluktuasi mata uang akan melukai pendapatan mereka. Coca-Cola sebagian besar menghasilkan keuntungannya di luar negeri dan memperingatkan di bulan Februari bahwa pelemahan mata  uang dapat menyeret turun laba sebelum pajak sebesar 7 hingga 8 persen di tahun 2015. Sejak itu, dollar telah menguat lebih lanjut terhadap berbagai mata uang utama yang termasuk real Brasil dan euro.

Coca-Cola meluncurkan program pemangkasan biaya sebesar $3 miliar di bulan Oktober, seiring produsen dari Sprite, Minute Maid dan Powerade tersebut memperingatkan bahwa mereka akan tidak mencapai target laba setelah penjualan melambat di seluruh dunia. Program pemangkasan biaya tersebut termasuk penghapusan biaya-biaya yang tidak penting menjadi nol, pengurangan tenaga kerja dan mengatur kembali dana simpanan untuk meningkatkan pemasaran setelah target pendapatan tidak tercapai untuk dua tahun beruntun.

Secara keseluruhan, dalam periode yang berakhir 3 April, perusahaan membukukan earnings $1.56 miliar, atau $35 sen persaham, turun dari $1.62 miliar, atau 36 sen persaham dari setahun yang lalu. Diluar beberapa items, earnings persaham sebesar 48 sen. Pendapatan naik tipis sebesar 1.3% menjadi $10.71 miliar.

Analis yang disurvei oleh Thomson Reuters memproyeksikan untuk 42 sen per saham pada earnings dan $10.66 miliar dalam pendapatan.

   

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar