Selasa, 23 Mei 2017

breaking-news GBPUSD turun ke 1.2972 pasca teror bom di Inggris

cfd  CFD

Lesatan Saham Tesla Masih Tak Terbendung

Jumat, 14 Februari 2014 10:36 WIB
Dibaca 615

Monexnews - Harga saham Tesla Motors tembus ke atas level $200 pada sesi perdagangan Kamis (13/02). Meskipun akhirnya tutup di posisi $199.63, saham perusahaan mobil listrik ini sukses meraup $4.31 dalam satu sesi sekaligus menandai rekor penutupan terbaiknya dalam sejarah.

Dengan mengacu pada harga penutupan semalam, maka kapitalisasi Tesla di pasar modal telah menembus angka $24.5 miliar. Jumlah itu setara dengan pemasukan $1.1 juta dari setiap mobil Tesla yang terjual tahun lalu, yang jumlahnya mencapai 22.450 unit. Rasio tersebut jauh di atas kapitalisasi pasar General Motors yang hanya $56 miliar atau setara $5200 dari 10.7 juta unit mobil yang laris di tahun 2013.

Investor begitu percaya diri memborong saham Tesla karena memiliki opini yang berbeda terhadap perusahaan ini. Berbeda dengan emiten otomotif lainnya, Tesla dianggap sebagai produsen yang baru tumbuh dan memiliki potensi pasar yang lebih besar ketimbang pabrik-pabrik yang lebih mapan. Mobil listrik sekarang memang belum jadi pilihan pertama konsumen di saat ini, namun di masa depan minat beli diprediksi berubah sejalan dengan tuntutan zaman.

Nama Tesla luar biasa menyita perhatian pelaku pasar keuangan dan komunitas otomotif Amerika Serikat sepanjang tahun lalu. Produsen yang pernah dianggap sebagai perusahaan tanpa prospek ini sukses merajai industri mobil listrik. Harga sahamnya melonjak drastis berkat angka penjualan fantastis di tengah maraknya kampanye otomotif go green.

Tesla sukses mencuri pangsa pasar otomotif Amerika melalui berbagai kendaraan berbahan bakar non-migas. Setelah bergerilya selama 10 tahun di industrinya, perusahaan yang berbasis di California ini akhirnya mampu mencetak laba sejak kuartal perdana 2013. Keberhasilan Tesla dalam memasarkan mobil listrik langsung mendapat pujian dari berbagai kalangan, mulai dari pemerhati teknologi sampai pelaku pasar keuangan.

Rapor cemerlang dalam lini finansial Tesla tidak lepas dari tangan dingin CEO Elon Musk. Bukan rahasia lagi kalau ia merupakan pebisnis paling disegani di Amerika saat ini karena selalu mampu menyulap perusahaan skala menengah menjadi raksasa kelas dunia. Setelah berhasil mengangkat nama PayPal dan Space Exploration Technologies, Musk masuk ke Tesla untuk menaikkan pamor mobil listrik.

Bukan hanya sekedar pebisnis, Musk menjadi jaminan kualitas suatu produk karena kemampuannya untuk berinovasi sekaligus membaca keinginan pasar. Kini keluarga besar Tesla berhak jumawa karena mereka akhirnya bisa sukses meraup laba pasca ujian berat selama 10 tahun terakhir.

Dalam rilis daftar pebisnis paling berpengaruh di tahun 2013, Fortune menempatkan Elon Musk pada ranking pertama. Ia dianggap lebih memberikan kontribusi terhadap industri ketimbang nama-nama beken seperti Carl Icahn atau David Einhorn, dua investor yang komentar-komentarnya kerap menarik atensi publik. Terdapat 3 alasan yang membuat Musk menjadi begitu influensial tahun ini, yakni perubahan budaya yang diusungnya kepada masyarakat, lonjakan laba yang diraih Tesla tahun ini dan kenaikan harga saham ke rekor tertingginya. Ketiga kualitas itulah yang mengantarkan Elon Musk sebagai sosok paling berpengaruh di dunia bisnis Amerika.

[Harga saham Tesla (NASDAQ:TSLA) ditutup naik 2.2% pada sesi perdagangan hari Kamis (26/12) ke level $199.63.]

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar