Jumat, 20 Oktober 2017

cfd  CFD

Lirik Vietnam, Starbucks Serius Ekspansi ke Asia-Pasifik

Jumat, 4 Januari 2013 10:20 WIB
Dibaca 481

Monexnews - Ekspansi bisnis korporasi Amerika Serikat (AS) terus meluas ke wilayah-wilayah yang tadinya 'tidak tersentuh' oleh arus liberalisasi. Setelah China, kini perusahaan asal negeri adidaya sudah bisa mengakses negara komunis lain untuk dijadikan lahan meraup keuntungan. Salah satu perusahaan yang giat merambah wilayah bisnis Asia adalah Starbucks (SBUX). Produsen kopi berlogo Putri Duyung itu dikabarkan segera membuka gerai pertamanya di Vietnam.

Mulai Februari, Starbucks akan mencoba untuk mencicipi manisnya penghasilan bisnis di wilayah Vietnam. Ibukota Ho Chi Minh menjadi lokasi yang dipilih oleh perusahaan asal Seattle untuk memulai usahanya di negeri komunis. Adapun operasionalnya nanti akan dijalankan oleh konglomerasi kelas berat Hong Kong, Maxim Group. Maxim sendiri adalah spesialis bisnis restoran yang unit usahanya menyebar di berbagai wilayah Asia. Di Hong Kong dan Makau, Maxim telah memegang lini operasional lebih dari 130 gerai Starbucks.

Ekspansi kali ini dilaksanakan beberapa bulan setelah Starbucks membuka gerai terbarunya di India, salah satu negara dengan potensi konsumen terbesar di dunia. Vietnam dipilih sebagai pangsa pasar di tahun 2013 karena secara historis rakyatnya memiliki kebiasaan dan kedekatan dengan kopi. Bahkan beberapa bahan baku kopi Starbucks memang berasal dari negara itu. "Vietnam adalah salah satu pasar paling dinamis dan menarik di kawasan. Kami bangga menjadikan negara ini sebagai pasar ke-12 di wilayah Asia Pasifik," ujar John Culver, President of Starbucks China and Asia Pacific, dalam pernyataan resminya.

Rencana Starbucks untuk memperluas lahan bisnis Asia memang tidak main-main. Hingga saat ini saja, sudah ada sekitar 3300 gerai kopinya yang tersebar di benua kuning. Secara keseluruhan, Starbucks sudah beroperasi di 61 negara, dan Vietnam akan menjadi negara ke-62. Harga saham Starbucks ditutup pada level $55.37 atau naik 0.67% pada sesi perdagangan hari Kamis (03/01).

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar