Jumat, 20 Oktober 2017

cfd  CFD

Meski Laba Lampaui Perkiraan, Saham GoPro Diterpa Aksi Jual

Jumat, 1 Agustus 2014 11:17 WIB
Dibaca 1008

Monexnews - Perusahaan yang baru memulai debutnya di lantai bursa Amerika, GoPro, merilis laporan laba ruginya semalam. Walaupun perolehan keuntungan melampaui harapan, harga sahamnya anjlok cukup signifikan.

Laba per saham GoPro adalah sebesar 8 sen dari total pemasukan $245 juta sepanjang kuartal II lalu atau lebih bagus dibandingkan perkiraan analis. Sayangnya, jumlah kerugian usaha kuartalan juga membengkak hingga tembus $19.8 juta sehingga investor langsung melakukan aksi jual sahamnya semalam. Buruknya keseimbangan neraca finansial perusahaan kian memperkuat asumsi bahwa harga sahamnya over-valued atau kelewat mahal.

Sejak mengawali debutnya akhir bulan Juni 2014, saham produsen kamera canggih ini naik hampir 70% hanya dalam tiga hari pertama. Banyak pihak sempat menyebut lonjakan harga GoPro akan berlangsung sesaat karena aksi jual beli cenderung spekulatif. Transaksi pembelian hanya dilakukan untuk orientasi jangka pendek dan bukan untuk kepentingan investasi jangka panjang.

GoPro sukses menjalani debut di lantai bursa setelah harga sahamnya naik sekitar 30% dari level pembukaan $24 menjadi $31.34 di hari pertama. Serupa dengan Twitter dan Facebook, kiprah produsen kamera canggih ini disambut baik oleh pelaku pasar saham Amerika Serikat. Menargetkan modal baru sebesar $425 juta, GoPro akhirnya mencatat kapitalisasi pasar nyaris mencapai $3 miliar dari pelepasan 123 juta sahamnya.

Produsen kamera tahan banting ini menjual saham perdananya ke publik dengan kawalan tiga perusahaan underwriter yakni JP Morgan Chase, Citigroup dan Barclays. Di bawah simbol GPRO, GoPro mematok harga sahamnya pada batas atas $24 dari kisaran target harga antara $21 dan $24. Adapun operator yang dipilih sebagai indeks transaksi yakni NASDAQ, yang memang dikenal sebagai tempat bernaungnya saham-saham teknologi.

GoPro merupakan merek yang sedang naik daun di Amerika belakangan ini. Bukan hanya karena inovatif, produknya (terutama kamera outdoor) dikenal memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan produk sejenis di pasaran. Kamera buatan GoPro yang dinamai HERO3 bahkan menguasai 45% pasar camcorder di Amerika dan menjadi alat untuk merekam 32 juta video di Youtube dalam setahun terakhir.

[Harga saham GoPro (NASDAQ:GPRO) ditutup pada level $47.97 pada hari Senin (30/06) atau menguat 3.6% pada sesi reguler sebelum akhirnya merosot 6% pada sesi after-hours akibat pengaruh laporan laba rugi.] 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar