Selasa, 25 Juli 2017

cfd  CFD

Meski Merugi, Ford Belum Berniat Hengkang dari Rusia

Senin, 2 Februari 2015 15:16 WIB
Dibaca 731

Monexnews - Sanksi yang diterapkan blok barat kepada Rusia tidak hanya merugikan perusahaan-perusahaan asal negara Eropa timur itu, namun juga berdampak buruk terhadap pelaku bisnis asal Amerika Serikat sendiri. Produsen otomotif yang memiliki pangsa pasar di Rusia dipaksa memutar otak untuk menyiasati tren pelemahan kurs Ruble dan penurunan daya beli konsumen.

Dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, Handelsblatt hari ini, Direktur Keuangan Ford Motors, Bob Shanks, mengaku perusahaan kehilangan basis konsumen di Rusia akibat embargo blok barat. Tidak hanya itu, kurs Ruble yang semakin murah dan tren perlambatan ekonomi juga turut mengancam prospek bisnis perusahaan.

Pekan lalu, Ford di hadapan media beralasan bahwa memburuknya kondisi ekonomi Rusia berimbas pada penurunan target penjualan mobil di Eropa untuk tahun buku 2015. Sementara perusahaan otomotif lainnya sudah ada yang merelakan kerugian dan menutup pabriknya di wilayah Rusia.

"2015 sepertinya bukan tahun yang bagus," ujar Chief Financial Officer Bob Shanks. Ia mengeluhkan hilangnya pangsa pasar di Rusia karena beberapa perusahaan rival memberikan diskon besar-besaran untuk memenuhi sales target. Produsen asal Jepang leluasa menurunkan banderol mobilnya karena kurs Yen yang lebih lemah memungkinkan hal itu. Langkah serupa bahkan mulai diikuti oleh pembuat mobil asal Korea Selatan. Oleh karena itulah Shanks dan kolega mulai memikirkan strategi alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. "Ada beberapa opsi yang kami pertimbangkan," katanya tanpa menyebut opsi apa saja yang dimaksud olehnya. Shank menegaskan Ford tidak akan keluar dari Rusia meski diperkirakan menelan kerugian $250 juta di tahun 2015 dari wilayah Eropa. Jumlah itu memang lebih kecil dibandingkan proyeksi kerugian 2014 yang mencapai $1 miliar, tetapi tentu bukan kabar bagus bagi pelaku industri di awal tahun.

[Harga saham Ford Motors (NYSE:F) ditutup pada level $14.71 atau melemah 0,94% di sesi perdagangan reguler hari Jumat (30/01) lalu.]

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar