Sabtu, 22 Juli 2017

cfd  CFD

Minyak Sedang Lesu, Shell Lirik Laba dari Gas

Rabu, 8 April 2015 11:22 WIB
Dibaca 1429

Monexnews - Walaupun harga komoditas energi sedang lesu, perusahaan minyak asal Belanda, Royal Dutch Shell, masih gencar melancarkan ekspansi bisnis. Salah satu produsen minyak terbesar dunia ini sedang dalam proses perundingan untuk membeli BG Group PLC sebagai cara untuk meraup keuntungan dari bisnis gas.

BG merupakan produsen gas dengan nilai pasar mencapai 31 miliar Poundsterling atau setara $46 miliar. Jika negosiasi antara Shell dan BG benar-benar tuntas, maka ini akan menjadi salah satu transaksi bisnis terbesar di dunia untuk tahun 2015.

Memang jarang ada mega-deal di sektor energi dalam beberapa tahun terakhir, khususnya setelah harga minyak anjlok tajam. Di kuartal I saja, kesepakatan bisnis di industri migas hanya mencapai $19,1 miliar (data Dealogic). Sebenarnya bisa dibilang gairah investasi tahun ini masih lebih bagus dibandingkan 3 bulan pertama tahun lalu karena jika diakumulasi untuk seluruh sektor bisnis, nilai merjer dan akuisisi justru naik 24% dibandingkan kuartal I tahun lalu dengan nilai $874,1 miliar di seluruh dunia.

Shell sendiri tidak bisa disebut kebal dari krisis harga minyak yang terjadi selama beberapa bulan terakhir. Perusahaan ini memutuskan untuk merumahkan karyawannya yang bekerja di wilayah bisnis North Sea. Pengumuman ini muncul seminggu setelah keluarnya paket pemotongan pajak dari Departemen Keuangan Inggris yang tujuannya untuk memacu pertumbuhan industri minyak. Produsen minyak lain, di antaranya BP, Talisman Sinopec, Chevron dan ConocoPhillips, telah lebih dulu mengurangi karyawannya yang bekerja di area North Sea.

Sektor minyak dan gas Laut Utara Inggris mempekerjakan lebih dari 400.000 karyawan dan memberikan pemasukan sekitar 5 miliar Pound per tahun ke pemerintah pusat Inggris. Namun tingginya biaya dan pajak serta anjloknya harga minyak membuat aktivitas investasi ini terhambat.

[Harga saham Royal Dutch Shell Plc (NYSE:RDS-B) ditutup pada posisi $65.46 atau menguat 1,28% pada sesi perdagangan Selasa (07/04).] (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar