Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news Indeks Rata-Rata Pendapatan Inggris naik 2.8% di November vs 2.6% di Oktober, estimasi 2.6%.

cfd CFD

Monopoli Harga, Apple Diganjar Denda oleh Pemerintah Taiwan

Kamis, 26 Desember 2013 10:12 WIB
Dibaca 507

Monexnews - Apple Inc resmi didenda oleh otoritas persaingan usaha Taiwan karena terbukti ikut campur tangan dalam kebijakan operator seluler dan mempermainkan harga ponsel di negara itu. Komisi persaingan usaha mengganjar produsen iPhone itu dengan penalti 20 juta Dollar Taiwan atau setara US$670.000.

Pihak Apple sendiri berhak untuk mengajukan banding namun apabila upaya tersebut gagal maka perusahaan harus membayar denda lebih besar, yakni mencapai 50 juta Dollar Taiwan. Otoritas menemukan bukti bahwa Apple melanggar pasal 18 dalam hukum persaingan usaha Taiwan karena memberi perintah pada tiga operator untuk menjual iPhone pada harga tertentu. Apple juga meminta Chunghwa Telecom Co, Far Eastone Telecommunication Co, dan Taiwan Mobile Co untuk menjual ponsel cerdas itu dengan konversi kurs tertentu.

Padahal dalam hukum persaingan usaha, sebuah perusahaan tidak berhak mengatur harga jual produk setelah memberikan hak distribusinya kepada pihak lain. Ketiga operator seharusnya berhak menentukan harga jual karena sudah membayar sejumlah uang untuk hak tersebut kepada Apple. "Melalui email korespondensi antara Apple dan ketiga perusahaan operator, kami menemukan fakta bahwa Apple telah mengajukan harga jual produknya sebelum masuk ke pasar," demikian pernyataan resmi pemerintah.

Sejauh ini, bukti pelanggaran baru ditemukan pada produk Apple. Otoritas belum berniat melanjutkan penyelidikan pada produk lain seperti iPad, yang juga dijual oleh pihak operator di wilayah Taiwan. Belum ada komentar resmi dari pihak Apple atas putusan ini.


*Harga saham Apple (NASDAQ:AAPL) ditutup pada posisi $567.67 atau melemah 0.42% pada sesi perdagangan hari Selasa (24/12)

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar