Selasa, 25 Juli 2017

cfd  CFD

Nevada Terpilih sebagai Lokasi Pabrik Raksasa Tesla

Jumat, 5 September 2014 9:58 WIB
Dibaca 783

Monexnews - Spekulasi tentang pembangunan pabrik mobil 'Gigafactory' Tesla terjawab sudah. Dari sekian banyak kota yang dijajaki untuk pendirian fasilitas canggih ini, Nevada akhirnya terpilih sebagai lokasi akhir.

Pemerintah negara bagian Nevada menyambut baik finalisasi pembangunan Gigafactory karena diyakini akan berdampak positif terhadap pertumbuhan per kapitanya. "Hari yang indah bagi Nevada," ujar Gubernur Brian Sandoval dalam konferensi pers beberapa jam lalu. Pihak direksi Tesla sempat menimang opsi-opsi lokasi pembangunan pabrik, mulai dari California, Texas, Arizona hingga New Mexico sebelum menjatuhkan pilihan pada Nevada.

Negara bagian Nevada akan memberikan fasilitas keringanan pajak dan insentif lainnya senilai total $1.25 miliar kepada Tesla. Namun sebagai timbal baliknya, pemda diperkirakan bisa menghasilkan keuntungan ekonomi sampai $100 miliar dalam 20 tahun ke depan. Gubernur Sandoval menyebut keberadaan Tesla akan menyerap 6500 karyawan dan membuka setidaknya 22.500 lapangan kerja baru di wilayah sekitarnya. Sementara Kantor Pengembangan Ekonomi Nevada memprediksi Gigafactory mampu memberi pemasukan sekitar $1.9 miliar kepada badan dan instansi daerah dalam dua dasawarsa ke depan.

Gigafactory yang akan didirikan oleh Tesla adalah bagian utama dari proyek ambisius perusahaan untuk memproduksi kendaraan listriik dengan harga terjangkau. Dengan membuat baterai lithium-ion secara massal, Tesla berharap harga jual produknya jadi lebih murah bagi konsumen. Setelah pabrik mulai aktif, harga Tesla Model 3 ditargetkan turun menjadi $30.000 hingga $40.000 dan Model S lebih murah menjadi $70.000 per unit.

Sedangkan untuk fasilitas pajaknya, Tesla akan mendapat tax breaks senilai total $725 juta dalam 20 mendatang dan keringanan $332 juta untuk pajak properti dalam satu dasawarsa ke depan. Tidak hanya itu, Tesla juga akan mendapat diskon $8 juta dari PLN untuk tagihan listriknya. "Gigafactory adalah langkah penting dalam upaya pengadaan alat transportasi yang handal karena berperan memasok kendaraan listrik untuk jangka panjang," ujar CEO Elon Musk dalam pernyataan resminya kepada media.

[Harga saham Tesla (NASDAQ:TSLA) ditutup pada posisi $286.04 atau menguat 1.72% pada sesi perdagangan hari Kamis (04/09).]

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar