Selasa, 25 Juli 2017

cfd  CFD

Nissan Bertekad Saingi Honda dan Toyota di Pasar Amerika

Jumat, 27 Februari 2015 12:28 WIB
Dibaca 1101

Monexnews - Nissan Motor Co (7201.T) menegaskan mampu mencapai target 10% di pangsa pasar Amerika Serikat (AS) dalam dua tahun ke depan. Perseroan bahkan sesumbar kalau target itu dapat dipenuhi tanpa investasi baru dan hanya dengan memanfaatkan kapasitas produksi di pabrik Jepang dan Korea Selatan.

Seperti diketahui, pasar mobil Amerika tumbuh pesat dengan rasio penjualan nyaris mencapai dua kali lipat dari persentase sales global di 2014. Fakta itulah yang membuat Nissan tergoda untuk meningkatkan kapasitas produksinya di pabrik Amerika Utara. "Kuncinya adalah fleksibilitas," kata Jose Munoz, executive vice president Nissan dan chairman Nissan America. Menurutnya, Nissan tidak bisa memberikan angka pasti soal berapa target penjualan mobil, tetapi Munoz akan menyesuaikannya dengan kapasitas produksi di pabrik-pabriknya.

Awal Februari, Nissan mengumumkan rencana kerjasama dengan Renault SA's (RENA.PA) dalam sebuah pabrik joint venture di Korea Selatan. Tujuannya adalah untuk menambah kemampuan produksi mobil jenis crossover yang diprediksi akan laku keras di Amerika. Produk-produk yang akan dijadikan nilai jual antara lain Murano sport-utility vehicle, Maxima sedan dan truk Titan pickup. Munoz percaya bahwa perusahaannya bisa menggarap pasar konsumen otomotif Amerika yang selama ini didominasi oleh merk Jepang dan lokal.

Adapun rival yang akan coba disaingi oleh Nissan yaitu Honda Motor Co. Di kalangan konsumen Amerika, Honda memang memiliki reputasi bagus meski kurang mempunyai varian mobil besar seperti truk, suatu hal yang justru menjadi andalan Nissan. "Berkat sedan Altima dan Sentra, kami memperkecil ketertinggalan dengan Honda dan Toyota Motor," kata Munoz. Ia yakin penjualan Nissan bisa menyalip keduanya tidak lama lagi.

Nissan merebut 8,4% pangsa pasar Amerika Serikat di tahun 2014, atau makin mendekati target tahun 2017 di rasio 10%. Selain harga yang kompetitif, tim marketing juga mampu membuat program diskon yang menarik bagi konsumen tanpa harus membebani pos pendapatan usahanya. Sejak mengumumkan hasil laba rugi kuartal III lalu, harga saham Nissan naik nyaris 20%. Namun pada pertengahan sesi Jumat di bursa Jepang, harganya turun sekitar 1% karena terkena aksi jual pasca menyentuh posisi termahalnya dalam 7 tahun terakhir.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar