Senin, 20 November 2017

cfd  CFD

Operator Australia Kehabisan Stok iPhone Anyar

Rabu, 12 November 2014 14:40 WIB
Dibaca 647

Monexnews - Persediaan iPhone 6 di Australia semakin menipis di tengah antusiasme konsumen terhadap produk buatan Apple ini. Sebagian toko sudah kehabisan iPhone sehingga banyak calon pembeli gagal membawa pulang ponsel idamannya.

Merespon minimnya stok iPhone di distributor Australia, pihak pengecer berjanji akan segera memenuhi permintaan konsumen dalam waktu dekat. Sejak diluncurkan dua bulan lalu, konsumen selalu kesulitan mendapatkan iPhone 6 dan 6 plus melalui operator utama, baik untuk model 64GB maupun 128GB. Pihak operator Optus mengaku kalau stok yang tersedia sekarang hanya iPhone 6 plus kapasitas 16GB, dan jumlahnya pun sangat terbatas.

Sementara provider lain, seperti Vodafone, kehabisan stok iPhone 128GB dan 64GB berwarna emas serta tinggal memiliki persediaan iPhone 16GB. Hal serupa dialami oleh Telstra, yang tidak lagi punya simpanan iPhone untuk semua warna resmi yang dirilis oleh Apple. "Kami berjanji akan menyediakan stok iPhone, setiap toko akan menerima barang dua kali dalam sepekan," ujar General Manager Telstra, Steve Carey. Pihak operator memang sudah dijanjikan oleh produsen bahwa suplai iPhone akan mengalir terus guna mengimbangi permintaan yang membludak.

Di Amerika sendiri, persediaan iPhone sudah menipis, seperti yang dialami oleh operator AT&T awal pekan ini. Masih belum diketahui apakah Apple akan mampu memenuhi permintaan jelang Black Friday, atau musim belanja di Amerika yang jatuh pada 28 November mendatang.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar