Rabu, 18 Oktober 2017

cfd  CFD

Output Bijih Besi Rio Tinto Naik 13%

Rabu, 15 Oktober 2014 8:50 WIB
Dibaca 707

Monexnews - Rio Tinto Group (RIO), eksportir bijih besi kedua terbesar di dunia, mengatakan tingkat produksi di kuartal naik sebanyak 13%, menambah suplai bahan baku pembuat baja dunia yang mendorong harga ke level rendah 5 tahun. Output mencapai 60.4 juta metrik ton dalam 3 bulan hingga 30 September lalu, dibandingkan dengan 53.4 juta ton setahun sebelumnya, menurut Rio di London. Angka tersebut membuat Rio sedang menuju total produksi sebanyak 300 juta ton tahun ini, mendekati output VALE SA di tahun 2013, sebagai eksportir terbesar. Ekspansi oleh Rio, Vale dan BHP Billiton Ltd. (BHP) mungkin akan membantu mendorong surplus global menjadi 163 juta ton di tahun 2015 dari 52 juta ton tahun ini, menurut Goldman Sachs Group Inc. Rio, yang mana pekan lalu menolak tawaran merger dari Glencore Plc di bulan Juli, mencoba menaikkan output meski setelah harga bijih besi anjlok sebanyak 38% tahun ini.

"Kami akan terus menciptakan aliran dana yang kuat kendati berada dalam lingkungan harga rendah, yang akan menghasilkan kenaikan dan laba yang konsisten untuk pemegang saham,” ucap Chief Executive Officer, Sam Walsh. Kenaikan volume akan membanru Rio, produsen termurah, dalam memangkas biaya, sementara keputusan untuk mengurangi produksi akan mendorong kompetitor untuk mengisi kekurangan, menurut Andrew Harding, chief executive officer pada unit bijih besi Rio.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar