Selasa, 24 Oktober 2017

cfd  CFD

Panasonic Lepas Aset untuk Bayar Hutang

Kamis, 2 Mei 2013 14:15 WIB
Dibaca 691

Monexnews - Panasonic Corp. (6752.TO) dilaporkan mengurangi kepemilikannya di beberapa perusahaan termasuk Toyota Motor Corp. (7203.TO). Nilai total pelepasan saham adalah sekitar 100 miliar Yen untuk tahun buku yang berakhir 31 Maret 2013. Dana yang didapat dari penjualan saham dipakai oleh panasonic untuk membayar hutang dan beban bunganya. Demikian laporan Nikkei edisi Kamis pagi. 

Panasonic sebelumnya menjalin kerjasama setrategis dengan berbagai perusahaan di sektor otomotif, produsen suku cadang dan pemasok bahan baku. Raja elektronik Jepang ini menguasai saham dari 228 perusahaan sampai dengan akhir Maret 2012. Di dalam portofolionya termasuk 27.39 juta saham Toyota atau setara 0.8% saham luar biasa, 11.27 juta saham Honda Motor Co. (7267.TO) atau 0.6% dan 3.12 juta saham TDK Corp. (6762.TO) atau setara dengan 2.4%. Dalam laporan fiskal 2012, porsi saham di selusin perusahaan sudah dijual kepada pihak lain.

Kenaikan harga saham-saham yang dimiliki oleh Panasonic tergolong tinggi, misalnya saham Toyota, yang sudah naik lebih dari 30% dalam satu tahun terakhir. Panasonic diperkirakan berhasil meraup keuntungan 30 miliar dari penjualan saham dalam laporan pendapatan 2012-nya. Pihak direksi sedang mempertimbangkan untuk mengurangi lagi kepemilikan sahamnya dengan mitra investasi lain.

Produsen elektronik ini terus berupaya melakukan restrukturisasi aset, tidak terkecuali dengan menjual aset tidak bergerak seperti gedung yang berlokasi di distrik Shiodome. Setelah menuntaskan seluruh program pelepasan saham, Panasonic ingin membayar beban lain-lain. Terlebih lagi jumlah hutang berbunga yang dimiliki oleh perusahaan telah melampaui jumlah dana tunai perseroan sejak tahun fiskal 2009.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar