Selasa, 17 Oktober 2017

cfd  CFD

Pasca Negosiasi Alot, Apple Bisa Titip Jual iPhone ke Operator Terbesar China

Kamis, 5 Desember 2013 11:45 WIB
Dibaca 539

Monexnews - Cita-cita Apple Inc untuk lebih digdaya di pasar China semakin mendekati kenyataan. Setelah menanti sekian lama, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini akhirnya meraih dukungan distribusi dari operator seluler terbesar di negara tersebut.

Sumber dekat China Mobile yang diwawancara oleh Wall Street Journal mengatakan perusahaannya resmi meneken perjanjian kerjasama penjualan iPhone dengan pihak Apple. Distribusi iPhone melalui jasa layanan operator diyakini akan berdampak masif terhadap penjualan ponsel cerdas itu di negeri tirai bambu. Dengan 700 langganan yang dimilikinya, China Mobile merupakan pemain penting dalam industri teknologi nasional.

Pengumuman resmi penjualan iPhone oleh China Mobile akan dipublkiasikan pada 18 Desember mendatang, bertepatan dengan peluncuran layanan 4G terbarunya. Pejabat direksi pihak operator itu memastikan penjualan produk Apple baru akan dimulai setelah perusahaan resmi merilis teknologi 4G.

Kerjasama dengan China Mobile akan membuat akses Apple ke konsumen China menjadi semakin luas mengingat jika dihitung berdasarkan jumlah pelanggannya, basis konsumen perusahaan China ini tujuh kali lebih besar dari Verizon (operator terbesar Amerika). Sementara sejak pertama kali merilis iPhone, wilayah China termasuk Hong Kong dan Taiwan adalah sumber pemasukan terbesar ke-tiga bagi Apple setelah Amerika dan Eropa.

Pun demikian, dalam beberapa tahun terakhir Apple memang masih kalah bersaing dengan produsen smartphone lain di wilayah China. Munculnya produk-produk ponsel berbasis Android yang berharga murah membuat iPhone kerap dianggap terlalu mahal oleh konsumen Asia. Kerjasama dengan China Mobile diharapkan mampu mendongkrak citra dan kinerja penjualan karena operator nasional ini memang cakap dalam memasarkan ponsel mitra bisnisnya. Menurut lembaga riset saham, Trefis, China Mobile akan mampu menjual setidaknya 1.5 juta unit iPhone per bulan sehingga pada 2014 nanti jumlah pengguna iPhone akan bertambah sebanyak 20 juta. Jumlah sebesar itu setara dengan kenaikan penjualan sebanyak 17% dari tahun fiskal yang berakhir 28 September lalu.

China Mobile dan Apple memang sudah melakukan negosiasi untuk kerjasama ini dalam beberapa tahun terakhir. Namun kesepakatan selalu urung tercapai, khususnya karena Apple enggan menitipkan produknya pada operator yang kualitas karingan 3G-nya belum mumpuni. Di sisi lain, Apple sesungguhnya sudah melakukan kerjasama dengan operator yang memiliki layanan 3G lebih baik sejak tahun 2009 dan 2012 yaitu China Unicom Hong Kong Ltd dan China Telecom Corp. Sayangnya kedua operator itu tidak memiliki basis konsumen seluas China Mobile sehingga angka penjualan iPhone tidak terlalu optimal dibandingkan produk buatan Samsung. Oleh karena itu pasca ditekennya kerjasama dengan kedua pihak, menarik untuk disimak sejauh mana efektivitas penjualan iPhone tahun depan mampu menyaingi tingginya animo konsumen terhadap produk berbasis Android.


*Harga saham Apple Inc (NASDAQ:AAPL) ditutup pada posisi $565 pada sesi perdagangan semalam (04/12) atau turun (0.23%). Namun dengan kemunculan kabar ini, aksi beli masif diprediksi membanjiri saham Apple nanti malam (sesi 05/12).

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar