Rabu, 24 Mei 2017

cfd  CFD

Pecat Orang Tanpa Etika, Bos AOL Minta Maaf

Rabu, 14 Agustus 2013 11:04 WIB
Dibaca 603

Monexnews - CEO perusahaan teknologi asal Amerika Serikat AOL, Tim Armstrong, mengutarakan penyesalannya karena telah memecat karyawan dengan cara yang kurang pantas. Namun ia bersikeras tidak akan mengubah keputusan itu karena menganggap sang karyawan telah bersikap tidak sesuai aturan.

Dalam sebuah pesan memo yang disebarkan kepada seluruh karyawan AOL, Armstrong menyebut tindakannya sebagai sebuah 'kesalahan'. Memo itu pertama kali dipublikasikan oleh media Business Insider pekan ini. "Hal itu adalah sebuah respon emosional dari orang yang sedang memikirkan nasib perusahaan dan orang banyak," ujar Armstrong dalam memonya. Ia mengakui bahwa tindakannya itu tidak manusiawi bagi karyawan yang dipecat, yaitu Abel Lenz. Namun Armstrong bersikukuh kalau Lenz tetap dipecat karena sudah sejak lama berlaku aturan untuk tidak memperbolehkan adanya rekaman dan gambar saat pertemuan karyawan. Karena dengan cara itulah semua peserta meeting bisa mengungkapkan pendapatnya secara bebas.

Chief Executive Officer perusahaan AOL Inc. memang dikenal keras dalam mengatur manajemen perusahaannya, termasuk dalam hal mengorganisasi sumber daya manusia. Seperti diketahui bahwa pada hari Jumat lalu, Armstrong memberhentikan creative director unit bisnis Patch, Abel Lentz, hanya karena mengeluarkan kamera saat sesi conference call berlangsung. CEO AOL tidak suka jika sesi tatap mukanya diliput atau didokumentasikan karena ia menganggap hal seperti ini adalah rahasia perusahaan.

"Abel turunkan kameramu. Kamu dipecat. Silakan keluar!" demikian kutipan kata-kata Armstrong kepada karyawan itu. Setelah diam selama sekitar lima detik, Armstrong kembali melanjutkan sesi pertemuan seakan tiada apapun yang terjadi. Kemudian sesudah beberapa saat bicara panjang lebar, sang CEO baru mengutarakan alasannya mengapa sampai harus memecat karyawan itu. Ia menyebut dirinya tidak suka kalau ada siapapun yang merekam atau mengambil foto pertemuan direksi. Yang menjadi masalah adalah bahwa sekitar seribu karyawan lain yang menjadi peserta conference call menyaksikan langsung aksi Armstrong sehingga publik mengkritik cara pemberhentian seperti itu. Mengingat pada umumnya, etika pemutusan hubungan kerja dilakukan dengan cara tertutup dan terhormat. Inti pembahasan dari conference call-nya sendiri adalah tentang rencana pengurangan jumlah pekerja Patch bulan ini. Dalam tujuh hari ke depan, sebanyak 400 dari total 900 situs komunitas dalam Patch akan ditutup atau bergabung dengan situs lainnya. Alhasil, jumlah tenaga kerja yang diperlukan semakin sedikit dan perusahaan harus merumahkan ratusan pekerja dalam hitungan hari. Harga saham AOL ditutup pada level $36.20 atau turun 3.2% pada sesi perdagangan hari Selasa kemarin.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar