Senin, 27 Maret 2017

cfd  CFD

Pekan Ini, Tokyo Gelar IPO Terbesar Ke-dua Dunia

Selasa, 2 Juli 2013 10:33 WIB
Dibaca 448

Monexnews - Suntory siap menggelar IPO terbesar di bursa Jepang atau terbesar ke-dua di dunia untuk tahun 2013 dengan target raihan dana mencapai $5 miliar. Produsen minuman ringan asal negeri sakura ini dijadwalkan melantai di bursa Tokyo mulai pekan ini.

Unit bisnis yang didaftarkan ke bursa adalah perusahaan yang khusus memproduksi minuman non-alkohol. Suntory membidik perolehan dana segar untuk memperkuat strategi akuisisi dan memperluas pemasaran ke negara berkembang. Beberapa pesaingnya seperti Kirin Holdings dan Asahi Group sudah lebih dulu melakukan ekspansi agresif ke luar negeri untuk memperkuat posisinya. Tidak mau kalah dengan perusahaan rival, korporasi yang berbasis di kota Osaka ini ingin mengepakkan sayap ke luar negeri karena untuk pasar domestik, reputasi Suntory tergolong mapan dan sudah akrab di lidah konsumen Jepang.

Di awal tahun 2013, target dana segar yang dibidik oleh Suntory konon mencapai 500 miliar Yen atau sekitar $5 miliar. Namun di tengah volatilitas pasar saham yang tinggi, nilai penawaran saham diturunkan supaya lebih menarik bagi investor. Menurut perusahaan data keuangan Ernst & Young, wilayah Asia sudah menggelar sekitar 111 IPO dengan total perolehan dana menembus $16 miliar di semester I 2013. Jumlah perusahaan yang terjun ke bursa jauh lebih kecil dibandingkan paruh pertama tahun lalu, ketika sebanyak 209 perusahaan masuk ke pasar modal dengan total raihan dana segar mencapai $24 miliar.

Suntory menargetkan harga saham 3.100 Yen sebagai batas minimal dari range harga per saham 3.000-3.800 Yen. Terlepas dari total target dana yang 'hanya' $4 miliar, IPO Suntory tetap akan menjadi penawaran saham perdana terbesar di Asia untuk tahun ini (sampai bulan Juli 2013). Rekor raupan dana Suntory mematahkan nilai IPO raksasa infrastruktur Thailand, BTS Group Holdings, yang tercatat sebesar $2.1 miliar pada bulan April lalu. Secara global, Suntory akan menjadi IPO ke-dua terbesar setelah IPO lembaga keuangan Seguridade Participacoes asal Brazil ($5 miliar).

Dua produk andalan Suntory adalah C.C Lemon dan Yamazaki, yang diklaim telah memiliki basis konsumen sendiri. Perseroan mengincar angka penjualan lebih dari dua kali lipat dari komponen produk food and beverage supaya menembus angka 2 triliun Yen di tahun 2020 nanti. Suntory telah mengakuisisi produsen minuman ringan Orangina Schweppes dan sebuah perusahaan asal Selandia Baru, Funcor. Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa pada tahun 2011, Suntory juga sudah memulai suatu joint venture dengan perusahaan asal Indonesia, yaitu GarudaFood. Kesuksesan partnership dengan salah satu produsen makanan di Indonesia membuat perusahaan Jepang itu ingin mengulang strategi serupa di negara berkembang lainnya.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar