Jumat, 26 Mei 2017

breaking-news GDP AS Q1 1.2% vs publikasi awal 0.7%, lebih tinggi dari estimasi 0.9%.

cfd  CFD

Pemerintah Khawatirkan Budaya Nepotisme di Manajemen Samsung

Rabu, 27 Mei 2015 17:04 WIB
Dibaca 9225

Monexnews - Korea Selatan identik sebagai negara dengan praktik nepotisme terbanyak di dunia. Hal ini juga berlaku di sektor korporasi, terutama di perusahaan-perusahaan besar yang menjadi ikon negeri ginseng seperti Samsung Electronics.

Samsung baru saja menambah kepemilikan saham perusahaan atas nama Jay Y. Lee pekan ini. Lee sendiri merupakan anggota keluarga konglomerat yang mempunyai porsi saham terbesar di perusahaan itu. Cara menambah saham milik Jay Y. Lee adalah dengan menggabungkan dua anak usaha yakni Cheil Industries Inc. dan Samsung C&T Corp. sehingga kontrol Lee atas kebijakan perusahaan menjadi lebih besar pasca perubahan komposisi kepemilikan saham.

Ayah Lee merupakan eks-chairman Samsung, Lee Kun-hee, yang pensiun Mei lalu akibat gangguan jantung. Tongkat kepemimpinan kemudian diambil alih oleh anak satu-satunya, termasuk dalam hal mengambil keputusan penting di divisi operasional hingga CSR.

Pemerintah dan investor mengkritik kebijakan Samsung yang selalu menjaga kekuatan dinastinya di dalam perusahaan. Keluarga Lee sebenarnya cuma memiliki 1,4% saham Samsung Electronics namun jika merjer Cheil Industries resmi terjadi, maka porsi kepemilikan sahamnya menjadi lebih besar. Dinasti Lee menguasai sekitar 3/4 saham di Cheil Industries sehingga komposisi pemegang hak suara menjadi sangat ketat.

Pemerintah dan pengamat ekonomi khawatir dengan budaya nepotisme yang dibangun oleh Samsung sebagai perusahaan publik. “Merjer ini jelas dilakukan demi suksesi kepemimpinan," kata Kim Sang-jo, Profesor Ekonomi di Hansung University dan Direktur di Solidarity for Economic Reform kepada Wall Street Journal. Investor sendiri sementara waktu tidak mempermasalahkan kebijakan Samsung. Hal ini terlihat dari kenaikan saham Cheil Industries dan Samsung C&T, yang harganya naik menyentuh batas 15% pasca kabar merjer. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar