Selasa, 30 Mei 2017

cfd  CFD

Penggunaan Baterai di Pesawat Boeing akan Dievaluasi

Jumat, 8 Februari 2013 12:56 WIB
Dibaca 704

Monexnews - Tiga pekan setelah Federal Aviation Administration (FAA) menghukum Boeing dengan larangan terbang untuk varian 787, Kepala Badan Keselamatan Transportasi Amerika (NTSB) menyerukan supaya penggunaan baterai lithium ion dievaluasi. "Mekanisme sertifikasi kelayakan baterai harus dipertimbangkan lagi," ujar Deborah Hersman, presiden NTSB.

Boeing menyatakan bahwa peluang terjadinya emisi asap dari baterai pesawat 787 adalah kurang dari 1 berbanding 10 juta jam penerbangan. "Pesawat 787 (yang bermasalah) baru terbang kurang dari 100 ribu jam, namun sebanyak dua baterai mengalami gangguan dari dua maskapai berbeda dalam dua minggu," kritik Hersman. Ia memastikan bahwa NTSB akan ikut langsung dalam proses sertifikasi baterai lithium agar bisa meminimalisasi kesalahan serupa. NTSB dalam penelitiannya mendapat bahwa terjadi gangguan pada sel baterai sehingga memicu percikan api di pesawat Japan Airlines tanggal 8 Januari lalu.

Sementara produsen pesawat terbang terbesar dunia awal pekan ini melayangkan surat resmi kepada Federal Aviation Administration (FAA). Isinya adalah permohonan agar otoritas penerbangan itu menghentikan suspensi pesawat 787 Dreamliner sehingga Boeing bisa melakukan perbaikan dan uji coba terbang.

Setelah melalui testing baterai dan evaluasi data-data, pihak direksi sudah menyimpulkan beberapa hal. Tim teknisi kabarnya telah menemukan komponen yang mengganggu operasional pesawat, dan untuk mendapat hasil lebih lanjut diperlukan uji coba saat mengudara. Dari situ nantinya bisa diketahui secara pasti apakah kebakaran baterai Dreamliner dipicu oleh getaran dan kondisi abnormal lainnya.

Permohonan Boeing hanya ditujukan untuk varian 787 yang sedang dibuat. Pihak FAA kemarin mengabulkan permohonan tersebut dengan syarat Boeing harus mengirimkan hasil laporan soal perkembangan baterai berikut solusinya. Saham Boeing (NYSE:BA) ditutup naik ke level $77.43 (1.49%) pada sesi perdagangan hari Kamis (08/02).

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar