Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news Indeks Rata-Rata Pendapatan Inggris naik 2.8% di November vs 2.6% di Oktober, estimasi 2.6%.

cfd CFD

Perbankan Masih Akan Terseret Masalah Konspirasi Valas

Kamis, 29 Januari 2015 17:45 WIB
Dibaca 584

Monexnews - Hakim Lorna Schofield telah memutuskan bahwa investor AS boleh mengajukan tuntutan kepada 12 bank besar dunia atas tuduhan konspirasi pasar valuta asing (valas). Hakim AS tersebut menolak argumen tertuduh bahwa kasus tersebut harus dibatalkan karena kurangnya bukti atas tuduhan manipulasi harga penutupan spot valas Reuters. Tertuduh yang dimaksud termasuk Bank of America, Barclays, BNP Paribas, Citigroup, Credit Suisse Group, Deutsche Bank, Goldman Sachs Group, HSBC, JPMorgan Chase, Morgan Stanley, RBS, dan UBS.

Ke-12 bank tersebut menguasai 84% perdagangan valas dunia dan merupakan 98% partisipasi perdagangan di AS. Tuntutan tersebut adalah tuntutan terpisah dari kasus regulator global yang telah menjatuhkan sanksi kepada berbagai perbankan terkemuka atas tuduhan konspirasi valas. Dalam tuntutan tersebut, investor termasuk pemerintah Philadelphia, hedge funds, dan dana pensiun menuduh perbankan telah melakukan konspirasi sejak Januari 20113 di chat rooms, instant messages, dan email untuk memanipulasi pergerakan harga valas. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar