Rabu, 24 Mei 2017

breaking-news Moody's turunkan peringkat kredit China, AUDUSD turun 20 pip ke 0.7453

cfd  CFD

Perekonomian China & Taiwan akan Dapat Berkah dari iPhone

Selasa, 2 September 2014 10:33 WIB
Dibaca 830

Monexnews - iPhone memiliki reputasi besar sebagai ponsel cerdas paling digemari di seluruh dunia. Setiap seri terbarunya selalu laris diburu pembeli meski harganya tidak tergolong murah. Tidak heran jika negara yang merakitnya juga mendapat berkah dari tingginya angka penjualan smartphone tersebut.

Perekonomian China diprediksi akan diuntungkan dari keluarnya iPhone 6 terbaru pada 9 September mendatang. Menurut Bank of America Merrill-Lynch (BofA-ML), pertumbuhan ekspor Tiongkok akan bertambah 1% akibat pengiriman produk iPhone ke luar negeri. Tidak hanya sampai di situ, sektor ekspor Taiwan diyakini juga 'ketiban' berkah dari iPhone, dengan potensi kenaikan ekspor antara 1% dan 2% per bulan.

"Pertumbuhan ekspor China dan Taiwan hanya sebesar 4.9% dan 4.4% per tahun di kuartal II 2014. Jadi, peningkatan sebesar 1% atau 2% tentu bukanlah jumlah yang kecil," ujar Ting Lu, Ekonom BofA-ML. Bagi China sendiri, peningkatan ekspor dari iPhone tidak akan sebesar Taiwan karena perusahaan manufaktur di Tiongkok hanya terlibat dalam pembuatan komponen-komponen kecil iPhone. Sedangkan Taiwan akan mendapat stimulus ekspor cukup besar dari penjualan salah satu produk Apple ini karena negara ini adalah perakit utama iPhone 6. BofA-ML memperkirakan penjualan iPhone mampu menyuntik kontribusi 40 basis poin terhadap nilai perekonomian Taiwan tahun 2014.

Seperti diberitakan sebelumnya, perusahaan teknologi termahal dunia, Apple Inc, dijadwalkan melepas seri terbaru iPhone pada tanggal 9 September 2014. Bahkan momen itu kemungkinan tidak hanya menjadi hari debut iPhone 6, namun juga bisa menjadi ajang pamer jam tangan pintar terbaru atau smartwatch buatan Apple.

Apple akan merilis dua jenis iPhone dengan layar lebih besar dan kemampuan lebih cepat karena keduanya dibekali prosesor A8 dengan dimensi masing-masing layar sebesar 4.7 inci dan 5.5 inci, atau jauh lebih besar dibandingkan layar iPhone 5s. Layar yang lebih besar konon dipilih untuk menandingi produk-produk Samsung, yang sudah lebih dahulu laris di pasaran.

Raksasa teknologi yang berbasis di California itu dikabarkan telah meminta supplier untuk membuat 70 juta sampai 80 juta unit layar besar berukuran 4.7 inci dan 5.5 inci untuk stok produksi iPhone hingga akhir tahun. Bersamaan dengan peluncuran iPhone 6, Apple dikabarkan juga akan menyajikan tampilan sistem operasi anyar iOS 8 walau pihak direksi masih bungkam ketika ditanya soal hal ini.

[Harga saham Apple Inc (NASDAQ:AAPL) ditutup pada posisi $102.50 atau menguat 0.24% pada sesi perdagangan hari Jumat (29/08).]

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar