Selasa, 17 Januari 2017

cfd CFD

Perluas Sektor Bisnis, Google Beli Perusahaan Baru

Selasa, 14 Januari 2014 11:16 WIB
Dibaca 477

Monexnews - Memasuki tahun 2014, Google Inc terus menggenjot program merjer dan akuisisi untuk mendongkrak perolehan labanya. Pekan ini, pelopor penggunaan mesin pencari internet tersebut resmi membeli produsen perangkat keras Nest Labs.

Nilai akuisisi Nest Labs oleh Google dilaporkan mencapai $3.2 miliar, di mana transaksi berlangsung singkat dan dituntaskan secara tunai. Nest sendiri merupakan perusahaan yang didirikan oleh mantan desainer Apple Inc yaitu Tony Fadell. Spesialisasi bisnisnya terfokus pada pengembangan produk teknologi untuk rumah tangga seperti alat pengukur suhu dan pendeteksi asap. Namun uniknya, Nest membuat semua produk dengan dilengkapi oleh suatu program cerdas untuk memudahkan konsumennya memantau penggunaan alat-alat itu melalui smartphone.

Pasca akuisisi, Nest tidak akan mengubah namanya dan Fadell tetap menduduki posisi tertinggi dalam struktur operasional. Finalisasi pembelian baru akan tercapai dalam beberapa bulan ke depan karena kedua pihak harus melalui prosedur formal dan administratif. "Minat Google menunjukkan bahwa kami bisa berkontribusi lebih terhadap perusahaan yang lebih besar. Namun independensi Nest dipastikan tidak terpengaruh oleh Google," demikian ujar Tony Fadell kepada media.

Komentar positif juga dilontarkan oleh big boss Google, Larry Page, pasca penuntasan akuisisi. "Nest membuat produk-produk luar biasa seperti thermostat dan alarm canggih yang berguna untuk kehidupan sehari-hari manusia. Kami senang masuk ke industri baru ini," ujar Page dalam pernyataan resminya.

Merjer dan akuisisi memang menjadi program wajib yang dicanangkan oleh perusahaan-perusahaan Wall Street setiap tahunnya. Namun seiring perkembangan teknologi dan diferensiasi pasar, beberapa emiten mulai berani out-of-the-box dalam menuntaskan deal strategis. Termasuk dengan membeli perusahaan baru yang bisnis utamanya agak 'menyimpang'.

Sebelum merangkul Nest, Google belum lama ini telah mengakuisisi Boston Dynamics, perusahaan yang namanya hanya terkenal di industri militer Amerika Serikat, khususnya untuk teknologi robot. Gagasan untuk membangun divisi robot dicetuskan oleh pembesut aplikasi Android, Andy Rubin, yang merupakan salah satu sosok terpenting dalam program inovasi teknologi Google. Diam-diam, Google bahkan telah membeli sebanyak tujuh perusahaan pengembang robot dalam enam bulan terakhir untuk mewujudkan 'Revolusi Robot' di sektor teknologi. Pasca pengambilalihan Nest pekan ini, maka sektor bisnis yang ingin dikuasai oleh Google semakin banyak. Mulai dari robot, ponsel, video internet hingga perangkat rumah.

[Harga saham Google (GOOG) ditutup pada posisi $1,122.98 atau turun 0.64% pada sesi perdagangan semalam (Senin 13/01)]

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar