Rabu, 24 Mei 2017

breaking-news Moody's turunkan peringkat kredit China, AUDUSD turun 20 pip ke 0.7453

cfd  CFD

Perpanjang Program Beasiswa, Starbucks Makin Menjakan Karyawannya

Selasa, 12 Mei 2015 11:54 WIB
Dibaca 3779

Monexnews - Starbucks semakin memanjakan pekerjanya dengan berbagai fasilitas, terutama menyangkut soal pendidikan. Gerai kopi terbesar dunia ini tidak hanya memperpanjang program beasiswa kuliah, tetapi juga menambah daftar karyawan yang layak untuk mendapatkannya.

Starbucks memang sudah menjalin kerjasama dengan beberapa kampus dalam program beasiswa karyawan. Pihak perusahaan saat ini sudah membayar biaya kuliah 2200 karyawan di Universitas Negeri Arizona (ASU) dan siap membiayai 1800 orang lainnya yang baru mendaftar masuk ke perguruan tinggi itu.

Beasiswa Starbucks dijalankan dengan sistem reimbursement untuk jangka waktu 2 tahun. Tetapi sekarang perusahaan berbaik hati memperpanjang pembiayaan kuliah karyawan hingga 4 tahun serta menambah jumlah orang yang berhak atas beasiswa. Starbucks berjanji akan membiayai uang kuliah 1800 calon mahasiswa baru yang mendaftar ke ASU jika memang mereka diterima nantinya. Jumlah pemohon beasiswa kemungkinan bertambah banyak, bahkan barista yang baru bekerja satu hari pun bisa ikut dalam program ini. Dari 7000 orang yang melamar kerja ke Starbucks bulan lalu, lebih dari separuh mengaku tertarik untuk bekerja karena adanya fasilitas beasiswa kuliah.

Perusahaan asal Seattle ini menetapkan beberapa kriteria bagi mereka yang ingin mengajukan beasiswa, salah satunya memiliki jam kerja lebih dari 20 jam dalam sepekan dan belum punya ijazah perguruan tinggi. Tidak ada instruksi untuk mengambil jurusan tertentu dan tidak ada kewajiban untuk tetap bekerja di Starbucks saat mereka lulus kelak. Dari 141.000 karyawan yang terdaftar dalam pembukuan gaji perusahaan, sebanyak 70% memang belum mengenyam bangku kuliah.

ASU masih menjadi satu-satunya partner beasiswa Starbucks. Pihak kampus menanggung 42% biaya SKS dan sisanya sebanyak 58% menjadi tanggungan Starbucks. Sebagai informasi, biaya program kuliah online ASU mencapai $15000 per tahun.

[Harga saham Starbucks (NASDAQ:SBUX) ditutup pada posisi $49.50 atau melemah 0,56% pada sesi perdagangan hari Senin (11/05).] (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar