Rabu, 20 September 2017

cfd  CFD

Pertama dalam Sejarah, VP Toyota Bukan Orang Jepang

Rabu, 4 Maret 2015 14:12 WIB
Dibaca 829

Monexnews - Toyota Motor Corp. untuk pertama kalinya mengumumkan executive vice president non-Jepang kepada publik. Penunjukan warga asing sebagai bos perusahaan mencerminkan keseriusan produsen mobil terbesar dunia ini untuk memperluas bisnis ke luar negeri.

Untuk pertama kali dalam sejarah perusahaan yang sudah berusia lebih dari 80 tahun, Toyota menunjuk orang asing sebagai salah satu pimpinan direksi. Adalah Didier Leroy, yang mendapat kehormatan untuk ikut mengabdi pada Toyota di kursi vice president. Pria berusia 57 tahun ini merupakan warga Prancis yang sekarang menjabat sebagai senior managing officer, dan sudah bergabung di Toyota sejak 1998. Ia adalah 'alumni' produsen otomotif asal Prancis, Renault SA.

Toyota juga meminta Julie Hamp sebagai managing officer. Keberadaannya menambah jumlah warga asing di struktur kepemimpinan perusahaan di era baru. Sekarang Hamp masih menjabat sebagai chief communications officer Toyota Motor North America. Untuk ukuran korporasi Jepang, apa yang dilakukan oleh Toyota adalah sebuah terobosan karena biasanya perusahaan di sana lebih mengutamakan anak negeri untuk mengisi pos direksi. Perusahaan lain yang berani mengubah patron lama tersebut adalah Takeda Pharmaceutical Co., yang baru saja mempromosikan Christophe Weber sebagai president dan chief executive officer per 1 April mendatang.

Pemerintah sendiri sudah menyerukan perusahaan Jepang supaya tidak kaku dalam menunjuk staf eksekutif. Perdana Menteri Shinzo Abe bahkan menargetkan jumlah perempuan yang mengisi jabatan tinggi perusahaan mencapai 30% di tahun 2020 mendatang. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar