Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

cfd CFD

P&G Hilangkan 90 Merk dari Portofolio Bisnisnya

Senin, 4 Agustus 2014 12:47 WIB
Dibaca 1756

Monexnews - Produsen merk keperluan rumah tangga terbesar di Amerika Serikat, Procter & Gamble, mengambil kebijakan strategis terkait portofolio bisnisnya. Perusahaan yang familier disebut dengan singkatan P&G ini dalam waktu dekat akan menghentikan produksi 90 produk yang dianggap kurang laris di pasaran.

Sekitar 90 merk produk akan 'dibuang' oleh Procter & Gamble demi alasan efisiensi sehingga P&G hanya menyisakan 70-80 merk perawatan tubuh dan rumah tangga. Dalam jumpa persnya, pihak direksi tidak menyebutkan secara rinci merk apa saja yang akan dilepas. Namun bisa dipastikan beberapa merk dagang siap dijual kepada perusahaan lain sedangkan sebagian akan benar-benar raib dari pasaran.

P&G dipastikan tetap menjual produk-produk andalannya seperti Tide Detergent, Charmin, Gillette, Pampers, Crest dan Bounty. Jika dihitung lebih lanjut, total kontribusi merk-merk yang dipertahankan mencapai 90% dari angka penjualan tahunan yang mencapai $83 miliar. "Kami berusaha membangun perusahaan yang lebih menguntungkan dan lebih mudah dikelola," ujar CEO A.G Lafley. Bos Procter & Gamble ini mengklaim semakin sedikit produk yang dijual, maka semakin tinggi pula kualitas perusahaan di mata konsumen.

Belum ada keputusan lebih lanjut soal nasib para pekerja yang selama ini terlibat dalam pembuatan berbagai merk yang akan dieliminasi. Namun investor menyambut baik keputusan Procter & Gamble sehingga harga sahamnya meroket hingga 3% pada sesi perdagangan hari Jumat (01/08).

[Harga saham Procter & Gamble (NYSE:PG) ditutup pada posisi $79.65 atau menguat 3.01% pada sesi perdagangan Jumat (01/08)]


(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar