Jumat, 21 Juli 2017

cfd  CFD

Philip Morris Perkarakan UU Bungkus Rokok Polos di Inggris

Rabu, 13 Agustus 2014 1:31 WIB
Dibaca 1871

Monexnews -    Philip Morris International, perusahaan rokok terbesar di dunia, bersiap untuk menuntut pemerintah Inggris jika memberlakukan undang-undang yang mengatur tentang bungkus rokok yang polos, menurut dokumen yang didapat oleh Reuters pada hari Selasa. Pemerintah Inggris telah berkonsultasi dengan Departemen Kesehatan mengenai potensi legislasi tersebut yang mana dapat mendesak prodisen rokok untuk menjual produk mereka dalam bungkus polos dengan peringatan kesehatan dan tanpa merk. Perusahaan produsen rokok Marlboro tersebut "sedang bersiap untuk melindungi haknya dalam pengadilan dan mendapatkan kompensasi yang adil untuk nilai propertinya," ucap perusahaan pada pemerintah dalam respon terhadap konsultasinya.
    Pemerintah Inggris pada bulan April lalu mengatakan ingin menerapkan rokok berbungkus polos setelah menurut pengkajian ulang hal tersebut dapat mengurangi jumlah dan peluang anak kecil yang merokong. Pemerintah Inggris merilis konsep regulasi tersebut di bulan Juli, dan menggelar konsultasi selama 6 pekan yang berakhir pekan lalu. Philip Morris mengirimkan responnya terhadap pemerintah Inggris pasca konsultasi berakhir. "'Standarisasi bungkus' adalah sebuah eufimisme pengrusakan properti oleh mandat pemerintah," ucap Philip Morris. "Hal tersebut melanggar hukum, disproporsional, dan bertentangan dengan syarat dasar aturan perundang-undangan."
    Jika peraturan tersebut disahkan, Inggris akan menjadi negara kedua setelah Australia yang melarang pemberian merk pada rokok. Australia sudah menghadapi desakan pada World Trade Organization mengenai keberatan terkait undang-undang tersebut menciptakan hambatan ilegal bagi perdagangan. (xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar