Selasa, 24 Januari 2017

cfd  CFD

Publik Amerika Dikejutkan dengan Berdirinya Starbucks Tiruan

Selasa, 11 Februari 2014 12:22 WIB
Dibaca 1802

Monexnews - Warga Amerika Serikat dikejutkan dengan berdirinya kedai kopi baru yang memakai nama 'plesetan' dari gerai kopi raksasa, Starbucks. Masyarakat kini menerka-nerka maksud di balik pendirian gerai yang berlokasi di wilayah California itu. 

Pada hari Jumat pekan lalu, gerai kopi bernama 'Dumb Starbucks' dibuka di sebuah pusat perbelanjaan di Los Angeles, California. Keberadaannya semakin menyita perhatian publik karena pekerja di kedai tersebut sempat memberikan kopi secara cuma-cuma kepada pengunjung yang rela antri panjang. Selain namanya yang mengolok-olok Starbucks, pengelola gerai juga benar-benar meniru desain interior, logo, gelas dan segala kelengkapan pemasaran lainnya yang selama ini identik dengan perusahaan milik miliarder Howard Schultz itu. Bahkan logo putri duyung tidak diubah sama sekali dan hanya ditempeli tulisan 'dumb' atau 'bodoh' di depan tulisan 'Starbucks'.

Nama menu minuman juga dibuat mirip dengan variasi kopi yang ditawarkan Starbucks. Pengelola toko hanya menambahkan kata 'dumb' di depan setiap minuman dan ukuran gelasnya, seperti dumb grande, dumb tall, dumb white chocolate mocha dan lain sebagainya. Akun jejaring sosial perusahaan juga sudah dipersiapkan dengan baik, di mana akun Dumb Starbucks sudah bisa ditemui di Facebook dan Twitter dengan jumlah followers mencapai lebih dari 8000 orang. Melalui media sosialnya itu, perusahaan bahkan juga mengumumkan persiapan berdirinya cabang baru di area Brooklynn, New York. 

Sikap Starbucks

Banyak pihak, termasuk media dan konsumen, mempertanyakan motif pendirian coffee shop ini. Dengan memparodikan Starbucks, patut disimak apa maksud dan tujuan sang pemilik yang sesungguhnya, karena ia pasti tahu benar kalau aksinya akan diusut secara hukum oleh pihak pemegang merk. Menurut selentingan yang beredar di media dan jejaring sosial, pemilik Dumb Starbucks adalah komedian asal Kanada bernama Nathan Fielder. Konon ia hadir langsung pada saat peluncuran gerai pertamanya di Los Angeles, dan bahkan berinteraksi langsung dengan konsumennya.

Fielder sendiri dikenal publik sebagai tokoh komedi yang kerap muncul di TV dan menunjukkan kejahilannya. Latar belakang itulah yang membuat banyak pihak berspekulasi tentang perannya di balik pendirian Starbucks tiruan pekan lalu. Ada yang memperkirakan aksinya merupakan suatu metode iklan atau promosi untuk kampanye produk tertentu mengingat Fielder tentu tahu benar kalau dirinya akan menghadapi gugatan hukum dalam pasal hak cipta dan merk dagang,

Merespon pemberitaan dan reaksi masyarakat Amerika tentang adanya gerai kopi baru yang mengolok perusahaan, pihak Starbucks bersikap kalem. Juru bicara perusahaan yang dikutip oleh CNN mengatakan kalau mereka sudah mengetahui kabar tersebut dan berjanji untuk tenang. "Kami akan mengevaluasi langkah selanjutnya. Starbucks menghargai lelucon mereka, tapi mereka juga harus sadar kalau merk kami dilindungi oleh undang-undang," demikian pernyataan resmi perusahaan.

[Harga saham Starbucks (NASDAQ: SBUX) ditutup pada posisi $74.80 atau menguat 1.03% di sesi perdagangan Senin (10/02)]

 

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar