Jumat, 28 Juli 2017

cfd  CFD

Raksasa Telco Jepang Perlebar Sayap Bisnis ke India

Selasa, 28 Oktober 2014 12:42 WIB
Dibaca 500

Monexnews - SoftBank Corp. hari ini mengumumkan dua investasi baru pada sebuah perusahaan internet asal India. Apabila ditotal, jumlah modal yang ditanamkan oleh raksasa telekomunikasi Jepang ini mencapai lebih dari $800 juta. 

Softbank akhirnya sepakat menanamkan dana investasi sebesar $627 juta di perusahaan Snapdeal, yang didirikan oleh mantan bos Google, Nikesh Arora. Perusahaan juga menuntaskan proses investasi pada layanan jasa transportasi multi-media Ola Cabs dengan gelontoran dana sebesar $210 juta. "Kami percaya India sedang dalam periode terbaik di industri teknologi," ujar Masayoshi Son, chief executive SoftBank.

Snapdeal didirikan pada tahun 2010, dan diklaim sebagai perusahaan jual beli online terbesar India dengan jumlah pelanggan mencapai 25 juta dan total unit usaha yang terlibat dalam bisnisnya sekitar 50 ribu perusahaan. Sementara Ola Cabs, yang dimiliki oleh ANI Technologies Pvt. Ltd., didirikan pada 2011 dan menyediakan layanan pemesanan taksi untuk 33 ribu armada di 19 kota besar India. Meski tidak mengumumkan secara spesifik jumlah saham yang sekarang dikuasai di Snapdeal dan Ola, pihak Softbank memastikan bahwa mereka menjadi pemegang saham mayoritas.

Adapun Softbank merupakan perusahaan telco paling disegani di negaranya, dan sedang giat melakukan proyek merjer dan akuisisi di tahun 2014. Salah satu proyek ambisiusnya adalah rencana akuisisi rumah produksi film Hollywood, Dreamworks, sebagai cara Softbank mengkombinasikan berbagai sektor bisnis di bawah satu payung. Menurut laporan reporter media Hollywood, Dreamworks sudah ditawar sekitar $3,4 miliar atau setara Rp41 triliun namun belum ada perkembangan lebih lanjut.

Dalam setahun terakhir, Softbank memang lebih agresif dalam memacu bisnisnya dengan melakukan diversifikasi modal ke berbagai sektor. Keuntungan besar didapat Softbank pekan lalu setelah nilai kepemilikan sahamnya di Alibaba bertambah $4,6 miliar pasca IPO di New York sekaligus menjadikannya pemegang saham terbesar Alibaba dengan persentase kepemilikan 32%.

Sementara sang CEO-nya, Masayoshi Son, adalah orang terkaya di Jepang dengan jumlah kekayaan mencapai $19 miliar atau naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan nilai asetnya satu tahun lalu yang 'hanya' $9.1 miliar. Sejak Softbank meraup pendapatan miliaran Dollar dari ekspansi bisnisnya, kocek pria 56 tahun ini ikut bertambah. Setelah membeli saham perusahaan Finlandia, Supercell dan Brightstar asal Amerika, Softbank juga memborong 70% saham Spring Nextel beberapa bulan silam. Alhasil, jumlah pendapatan usah melonjak berkat penjualan unit-unit bisnis di luar negeri sehingga harga sahamnya sudah meroket 90% dalam setahun terakhir.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar