Senin, 23 Januari 2017

cfd  CFD

Ratusan Kantor Cabang Bank of America 'Raib' dalam Setahun Terakhir

Kamis, 16 Juli 2015 10:59 WIB
Dibaca 1893

Monexnews - Di tengah iklim perlambatan ekonomi dan pengetatan regulasi perbankan, bank-bank di Amerika Serikat terpaksa mengencangkan sabuk penghematan. Salah satunya adalah dengan menutup kantor cabang, mengurangi karyawan dan mencabut fasilitas anjungan tunai mandiri (ATM) di beberapa lokasi.

Salah satu bank yang melakukan efisiensi dengan cara menutup kantor-kantor cabangnya adalah Bank of America. Warga Amerika tidak lagi melihat perwakilan bank ini sebanyak tahun lalu karena pihak pusat memang sudah menutupnya. Jumlah kantor yang tutup mencapai ratusan dengan jumlah karyawan ribuan orang. Meski bukan bank satu-satunya yang mengambi kebijakan ini, Bank of America adalah perusahaan yang paling agresif menerapkannya dari sisi kuantitas.

CEO Brian Moynihan secara terang-terangan sudah menyatakan rencananya untuk menghemat anggaran via pengurangan kantor cabang. Ia berdalih kalau perusahaan lebih perlu menggarap pembangunan infrastruktur mobile banking ketimbang melayani nasabah secara langsung. Selain karena faktor tren, intensifikasi layanan via mobile dianggap lebih irit ketimbang membayar biaya operasional kantor dan gaji karyawan. Uang yang berhasil dihemat rencananya akan dipakai untuk membayar biaya kompensasi hukum atas berbagai kasus yang sedang ditangani oleh perusahaan.

Dulu warga Amerika bisa menemui dua sampai tiga kantor Bank of America hanya di satu jalan kota New York. Sekarang jumlah kantor cabang berkurang 10% karena perusahaan harus menyesuaikan diri dengan kondisi suku bunga rendah, baik untuk bunga jangka panjang maupun pendek. Kurva yield atau imbal hasil yang flat membuat bank-bank tidak bisa lagi menarik keuntungan besar karena selisih antara bungan pinjaman dan bunga deposito yang mereka tawarkan sangat kecil.

Tiga tahun lalu ada sekitar 5.328 cabang Bank of America di seluruh negara bagian. Tetapi sekarang jumlahnya berkurang menjadi hanya 4.789 atau setara 10%. Adapun jumlah karyawan ikut menurun sekitar 16% menjadi 257.158. Penutupan bank dibarengi oleh pencabutan ATM, dengan rasio pengurangan mencapai 2% menjadi 16.000 ATM saja.

Investor menyambut baik rencana efisiensi pengeluaran yang dilakukan manajemen Bank of America (NYSE:BAC) . Harga sahamnya sudah naik sebanyak 13% dalam setahun terakhir meski pada sesi Rabu kemarin terpantau turun 3,4% ke $17.69. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar