Kamis, 25 Mei 2017

cfd  CFD

Reformasi LinkedIn Berbuah Hasil Bagus

Jumat, 8 Februari 2013 11:53 WIB
Dibaca 550

Monexnews - Restrukturisasi dan pembaruan strategi bisnis terkadang diperlukan oleh sebuah unit bisnis untuk memperbaiki kinerjanya. Hal tersebut sukses dilakukan oleh perusahaan jejaring sosial dan karir, LinkedIn, di kuartal terakhir 2012. CEO Jeff Weiner beberapa bulan lalu mengumumkan perombakan bisnis dari bawah sampai ke dalam pelayanan user. Selain mengubah tampilan profil situsnya, LinkedIn juga terus memanjakan pengguna dengan berbagai fasilitas, termasuk notifikasi saat berinteraksi dengan pengguna lain. Namun perubahan itu barulah sebagian kecil dari banyak langkah reformasi yang membuat perusahaan ini sukses menanugi 600 juta tenaga kerja formal di seluruh dunia.

Saham LinkedIn meroket 10% setelah pihak direksi melaporkan lonjakan pemasukan hingga 81% ke $304 juta (EPS 35 sen). Laba per sahamnya naik drastis dari hanya 12 sen pada tahun lalu dan muncul di atas ekspektasi yang sebesar 19 sen. Tidak hanya itu, proyeksi bisnis perusahaan untuk kuartal I 2013 cukup bagus meskipun proyeksi untuk setahun penuh tidak terlalu mengesankan. Dengan demikian, maka LinkedIn sukses meraih pemasukan di atas ekspektasi pelaku pasar keuangan selama tujuh kuartal berturut-turut sejak IPO-nya.

Layanan mobile menjadi faktor pendorong utama dari peningkatan kinerja LinkedIn di kuartal IV. Walaupun layanan ponsel dan tablet tidak menyertakan fitur iklan, aplikasinya mampu menggenjot pertumbuhan bisnis. Sebanyak 27% pengunjung berasal dari pengguna mobile, begitu pula dengan 20% view pekerjaan dan 30% orang yang memeriksa profilnya. Weiner menyatakan puas dengan proses adaptasi perusahaannya dengan trend mobile saat ini.

Tidak heran jika sekarang perusahaan berani memasang tarif tinggi bagi perusahaan yang ingin menggunakan jasanya. CFO Steve Sordello mengatakan LinkedIn berencana menaikkan tarif bagi profesional di bidang sumber daya yang ingin membuka lowongan kerja dan merekrut karyawan baru via situs karir itu. Kebijakan ini mulai berlaku sejak kuartal II mendatang dengan periode kontrak bagi mereka yang berminat fleksibel sampai kuartal IV. Langkah ini dirasa strategis dan tidak memberatkan pihak pengguna karena jumlah anggota LinkedIn saat ini sudah menembus 200 juta, sebuah angka yang luar biasa bagi sebuah situs tenaga kerja. Harga saham LinkedIn ditutup turun 1,34% ke $124.09 pada sesi perdagangan Kamis, namun melonjak ke $135.85 di sesi after hours. 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar