Today Analysis CFD
- SWIRE-HK: Terkondisi Bullish, Siap Uji Resistance Di 98.85
- NIKON-JP: Terkondisi Bullish, Potensial Bentuk Head & Shoulder
- KONICA-JP: Dalam Konsolidasi, Potensial Bentuk Formasi Symmetrical Triangle
- HENDERSON-HK: Berpotensi Bearish, Incar Support Di 52.08
- PIONEER-JP: Potensial Bearish Akibat Berpotensi Bentuk Head And Shoulder
Monexnews - Perusahaan berdalih bahwa penundaan launching Blackberry varian terbaru justru menguntungkan dari aspek pemasaran.
Research in Motion (NYSE:RIMM) memutuskan untuk menunda peluncuran Blackberry terbaru hingga setelah natal tahun ini atau awal 2013 mendatang. Awak media sempat mempertanyakan penundaan tersebut seraya meragukan kapasitas penjualan produk RIM. Menyikapi hal itu, Chief Marketing Frank Boulben yakin penundaan launching Blackberry baru bukanlah suatu masalah. "Launching hanya mundur sesaat dan tidak akan berpengaruh selama kualitas tetap diutamakan," ujarnya. Boulben menegaskan jajarannya sedang memperkuat jalinan distribusi bersama dengan pihak operator selular. Dengan begitu, pendistribusian device ke pihak konsumen bisa lebih tertata.
Sorotan terhadap Blackberry makin mengemuka karena produk andalan RIM ini terus kalah dalam persaingan melawan Apple dan ponsel Android. Direksi terus berupaya memupuk kepercayaan konsumen dan komunitas teknologi dunia dengan pernyataan-pernyataan positif di media. CEO Thorsten Heins beberapa hari lalu bahkan sempat memberi pernyataan bahwa perusahaannya baik-baik saja di radio nasional. Ia sesumbar Blackberry baru nantinya akan jauh lebih menarik minat konsumen dibanding produk sebelumnya.
Penjualan RIM terus merosot dalam satu tahun terakhir. Kursi Chief Marketing bahkan sempat kosong selama satu lebih dari setahun sampai akhirnya Boulben mengambil tanggung jawab tersebut. RIMM ingin peluncuran Blackberry tahun depan bisa menggairahkan kembali tingkat penjualan yang lama lesu. Oleh karena itu, Boulben menghendaki agar operator dan distributor lebih dahulu mempersiapkan diri sehingga permintaan dan layanan konsumen bisa makin berkualitas. Saham RIMM ditutup pada harga $7.80 atau turun 5,11% pada sesi perdagangan kemarin.
(dim)

Komentar