CFD

Saham Barclays Disorot Seiring Skandal Rates Libor

Rabu, 4 Juli 2012 21:16 WIB
Dibaca 510

Monexnews -

Skandal penetapan rate Libor yang melanda Barclays tampaknya belum berdampak serius pada saham CFD Barclays, yang sejauh ini masih bertahan di teritori positif +1.68% di saat bersamaan mantan CEO Robert Diamond tengah diinterogasi oleh parlemen Inggris.

Awal mula permasalahan ini dimulai pada puncak krisis keuangan tahun 2008, ketika itu rate Libor (London Interbank Offered Rate) sangat dipantau oleh para pelaku pasar sebagai barometer kesehatan perbankan Inggris, jika semakin tinggi rate Libor maka menandakan keengganan antar bank untuk memberikan pinjaman satu sama lainnya.

Oleh sebab itu lah, Paul Tucker, pejabat resmi BoE untuk urusan stabilitas keuangan menelpon Barclays, untuk menanyakan rate pinjaman bank tersebut (Libor) yang dianggap terlampau tinggi dibanding bank lainnya. Setelah Mr. Diamond menjelaskan cara bank tersebut menentukan harga, Mr. Tucker tetap bersikeras bahwa rate Libor yang dimiliki Barclays tidak semestinya tinggi seperti sebelumnya.

Meskipun Mr. Diamond menganggap percakapan tersebut bukanlah instruksi langsung dari BoE u ntuk menurunkan pricing Libor, namun Presiden Barclays dikala itu Jerry del Missier, menyimpulkan bahwa percakapan tersebut merupakan instruksi dari BoE untuk tidak mempertahankan rate Libor Barclays terlampau tinggi.

Minggu lalu, Barclays telah membayar denda sebesar $453 juta pada regulator AS dan Inggris, terkait pelanggaran penetapan Libor ini. Namun Barclays kelihatannya akan membalas untuk menuntut pejabat Inggris karena tuntutan skandal Libor yang kurang adil tersebut, implikasi nya ke market masih terbatas, dengan ditandai aksi profit taking pada mata uang Poundsterling serta emiten saham CFD Barclays seiring dengan psikologis market yang menjadi negatif terkait skandal ini.

(Sap)

Lihat Disclaimer

Kirim Komentar Anda



Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar