Selasa, 24 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

cfd  CFD

Saham Twitter Diproyeksikan Turun Untuk Enam Bulan Ke Depan

Senin, 25 November 2013 11:36 WIB
Dibaca 446

Monexnews -

Twitter Inc., yang nilai sahamnya melonjak pada saat penawaran pertama ke publik (IPO), sahamnya akan turun dalam enam bulan mendatang, menurut hasil jajak pendapat Bloomberg terhadap investor.

Nilai saham dari perusahaan mikroblogging tersebut telah naik sebanyak 73% pada hari pertama perdagangan di bulan ini menjadi $44.90, di antisipasi akan berada di bawah itu dalam enam bulan kedepan, sebanyak 68% dari responden mengatakan dalam Bloomberg Global Poll. Jajak pendapat pada bulan ini mensurvei sebanyak 750 investor, analis dan trader yang merupakan pelanggan Bloomberg.

Twitter, yang meluncur ke publik pada tanggal 7 November dengan nilai saham $26, saat ini di perdagangkan pada harga yang lebih mahal dari pada rekan-rekannya seiring investor membayar premi untuk janji-janji pertumbuhan perusahaan. Perusahaan yang berbasis di San Fransisco yang telah kehilangan banyak uang seiring mereka belanja untuk meningkatkan produk dan mempeluas jaringan internasionalnya, membuat nilai saham mereka begitu beresiko, kata Ted Frost, salah seorang responden dalam survey tersebut.

Nilai saham Twitter turun sebanyak 2.5% menjadi $41 pada penutupan pasar di New York, dan telah naik sebanyak 58% sejak IPO.  Harga penutupan Twitter berada 21 kali lipat dari estimasi penjualan tahun 2014 yang sebesar $1.1 milyar, lebih mahal dari Facebook Inc. Facebook yang memiliki jumlah pengguna lebih banyak lima kali lipat dari Twitter, diperdagangkan dengan 11 kali penjualan.

Jim Prosser, yang merupakan juru bicara Twitter, tidak merespon atas komentar tersebut.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar