Sabtu, 18 November 2017

cfd  CFD

Samsung Tepis Rumor Pemecatan Direksi

Senin, 1 Desember 2014 10:33 WIB
Dibaca 598

Monexnews - Perusahaan smartphone terbesar dunia, Samsung Electronics, menegaskan tidak berniat memecat Kepala Divisi Mobile Phone, J.K Shin dalam waktu dekat. Meski angka keuntungan kuartal III turun tajam, produsen asal Korea Selatan ini bersikukuh belum memerlukan program restrukturisasi.

Samsung Group memang mengubah 11 pos direksi sebagai bagian dari program tahunannya. Namun perusahaan memastikan nama J.K Shin tidak masuk dalam daftar orang yang akan dicopot dari jabatannya. Selain Shin, posisi kepala bisnis semikonduktor dan consumer electronics Samsung, Kwon Oh-hyun dan Yoon Boo-keun juga tidak akan berpindah ke orang lain. 

Samsung menegaskan bahwa Shin adalah figur penting yang mampu mengembalikan kejayaan perusahaan di industri smartphone. "J.K Shin merupakan orang yang memiliki peran besar di balik kesuksesan Samsung di bisnis ponsel," demikian pernyataan Senior VP Samsung, Lee June.

Seperti diberitakan oleh Monexnews sebelumnya, Samsung Electronics membukukan penurunan laba dalam jumlah terburuk dalam 3 tahun terakhir di kuartal III 2014. Ketatnya persaingan di industri ponsel menggerogoti pangsa pasar Samsung untuk penjualan smartphone tingkat global. Di pasar premium, Samsung menghadapi rivalitas ketat dengan Apple sedangkan di pasar ponsel murah raksasa negeri ginseng ini dikerubuti oleh Lenovo, LG dan Xiaomi.

Laba operasional Samsung tahunan turun 60,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu di angka 4,1 triliun Won. Laba dari divisi bisnis mobile anjlok dari 6,7 triliun Won menjadi hanya 1,75 triliun Won.

Samsung mengakui bahwa masa depan unit bisnis mobile-nya masih diliputi ketidak-pastian. Analis juga memperkirakan Samsung akan menorehkan laba terkecilnya dalam 3 tahun terakhir di akhir 2014 meski perusahaan telah merilis produk anyar semacam phablet Galaxy Note 4. Survei Reuters menghasilkan prediksi bahwa laba Samsung hanya akan mencapai 26,4 triliun Won di akhir tahun nanti atau lebih rendah dari rekor laba tahun lalu di 36,8 triliun Won. Padahal untuk periode yang sama, produsen anak bawang Asia seperti Xiaomi justru mengukir rekor pengiriman ponsel terbanyak.(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar