Senin, 16 Januari 2017

cfd CFD

Schlumberger Mengaku Bersalah Dalam Kasus Pelanggaran Embargo Iran dan Sudan

Kamis, 26 Maret 2015 5:21 WIB
Dibaca 1339

Monexnews -

Schlumberger Ltd, perusahaan jasa kilang minyak terbesar dunia telah sepakat untuk membayar denda sebesar $232.7 juta atas pelanggaran sanksi embargo Iran dan Sudan, yang merupakan bagian dari hukuman pemerintah terhadap berbagai perusahaan yang tetap melakukan bisnis di negara yang telah dideklarasikan AS terkena embargo.

Sebagai bagian dari kesepakatan antar pembela dengan Departemen Kehakiman, Schlumberger akan membayar denda pidana sebesar $155.1 juta, ditambah denda $77.6 juta atas pelanggaran keuntungan yang diperoleh secara illegal. Penalty ini datang pada saat yang sulit bagi Schlumberger.

Saham CFD Schlumberger talah anjlok hampir 20% dalam 6 bulan terakhir seiring kekacauan harga minyak global mendorong harga merosot ke level terendah nya sehingga mengurangi permintaan terhadap jasa Schlumberger, termasuk pengeboran dan teknologi fracking oil pada kilang minyak. Di bulan January saja, Schlumberger telah mengumumkan 9,000 pemutusan hubungan kerja setelah laba perusahaan anjlok 82% di Q4 2014.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar