Jumat, 21 Juli 2017

cfd  CFD

Setelah Sprint, Softbank Investasi ke Perusahaan Korea Selatan

Kamis, 4 Juni 2015 12:51 WIB
Dibaca 2531

Monexnews - Operator telepon seluler terbesar Jepang, SoftBank Corp., kembali memperluas bisnisnya ke luar negeri. Salah satu konglomerasi paling berpengaruh di negeri Samurai ini akan menanamkan modal $1 miliar di perusahaan mobile commerce ternama asal Korea Selatan, Coupang. Investasi di negara tetangga menjadi salah satu agenda bisnis Softbank untuk menggenjot pemasukannya di tahun 2015.

Investasi Softbank ke Coupang akan menjadi penanaman modal asing terbesar dalam sejarah bisnis Korea Selatan. Softbank akan bergabung dengan perusahaan lain dalam daftar investor Coupang, yang lebih dulu diisi oleh nama-nama besar seperti BlackRock Inc., Sequoia Capital dan investor perorangan, William Ackman.

Deal dengan Coupang disepakati setelah pemilik Softbank, Masayoshi Son, mengutarakan komitmennya untuk merambah pasar luar negeri. Langkah pertama yang sudah dilakukan tahun 2013 lalu adalah dengan mengakuisisi operator asal Amerika Serikat, Sprint Corp.

Awal bulan lalu, Chief Executive SoftBank Corp., Masayoshi Son, juga secara mengejutkan juga memberi isyarat adanya sosok potensial yang akan menggantikannya sebagai pemimpin perusahaan di masa depan. Salah satu orang terkaya Jepang ini mengaku akan menunjuk Nikesh Arora sebagai suksesor jika dirinya pensiun kelak. Arora sendiri merupakan mantan eksekutif Google yang sekarang menjabat sebagai presiden direktur unit usaha Softbank di Amerika Serikat. Sejak mengambilalih operator Sprint Corp, Softbank memang memiliki perwakilan yang mengurus operasional bisnis di negara itu.

Namun demikian, Son menegaskan dirinya belum berniat pensiun dalam waktu dekat dan segala sesuatunya bisa terjadi. "Saya belum berencana lengser, dan umur Arora mungkin lebih pendek dibandingkan saya," katanya 10 Mei lalu di hadapan media.

Sebagai informasi, untuk tahun fiskal 2014 yang baru berakhir, SoftBank mencetak profit operasional ¥982,7 miliar ($8,2 miliar) atau melampaui target ¥900 miliar yang ditetapkan bulan November lalu. Namun begitu, angka tadi masih berada di bawah raihan profit untuk tahun fiskal 2013 yang mencapai ¥1,07 triliun.

Net profit softbank tercatat sebesar ¥763,68 miliar atau naik 29% dibandingkan satu tahun sebelumnya. Adapun omset usaha meningkat 30% ke angka ¥8,67 triliun. Pihak perusahaan tidak memberikan proyeksi keuntungan untuk tahun fiskal yang sedang berjalan. Sementara anak usahanya, Sprint, pekan lalu justru mencetak penurunan omset sebanyak 6,7% di kuartal perdana 2015. Tetapi jumlah penggunanya masih masuk 3 besar di Amerika yakni di angka 57,1 juta orang. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar