Kamis, 19 Januari 2017

breaking-news Bank of Canada mempertahankan suku bunga di level 0.50%.

cfd CFD

Shell Inginkan Skotlandia Untuk Tetap di Dalam UK

Kamis, 6 Maret 2014 17:53 WIB
Dibaca 1221

Monexnews - Royal Dutch Shell Plc telah menjadi perusahaan minyak besar kedua yang meminta Skotlandia untuk tetap di dalam United Kingdom, hambatan baru bagi kampanye kemerdekaan masyarakat Skotlandia. CEO Shell Ben van Beurden mengatakan voting untuk kemerdekaan pada tanggal 18 September dapat diartikan ketidakpastian bagi industri energi, mengingat pentingnya peranan gas dan minyak Laut Utara. Kecemasannya mengikuti komentar oleh sejumlah perusahaan layanan jasa keuangan ternama Inggris terkait resiko terhadap operasional mereka dari voting untuk kemerdekaan.

Van Beurden pada hari Rabu lalu mengatakan bahwa ia menghargai “keberlanjutan dan stabilitas” yang ditawarkan UK, menyarankan agar terus menjadi anggota Uni Eropa dan Skotlandia masih menjadi bagian dari UK. "Kami terbiasa untuk beroperasi pada situasi ketidakpastian politik dan ekonomi. Namun jika kami memiliki pilihan, kami ingin mengetahui seakurat mungkin seperti apa peluang kondisi investasi dalam 10-20 tahun dari saat ini," ucapnya. "Hal tersebut adalah alasan utama kami lebih memilih agar UK mempertahankan posisinya di Uni Eropa: hal tersebut memberikan kepastian dan stabilitas untuk investasi.. dan untuk alasan yang sama kami juga menginginkan agar Skotlandia tetap menjadi bagian dari United Kingdom."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar