Jumat, 24 Maret 2017

cfd  CFD

Shell Sepakati Pembangunan Pabrik Petrokimia di Irak

Rabu, 28 Januari 2015 17:20 WIB
Dibaca 631

Monexnews - Royal Dutch Shell telah menandatangani kesepakatan dengan Irak bernilai 11 milyar dollar (7 milyar pound) untuk membangun pabrik petrokimia di wilayah selatan daerah perhubungan minyak Basra, ucap Menteri Perindustrian Nasser al-Esawi pada hari Rabu. Esawi mengatakan komplek Nibras, yang diperkirakan akan beroperasi dalam 5-6 tahun kedepan, akan membuat Irak menjadi produsen petrokimia terbesar di Timur Tengah. "Komplek Nibras akan menjadi salah satu investasi asing terbesar di Irak dan menjadi yang paling penting pada sektor petrokimia di Timur Tengah," ucap Esawi. 

Juru bicara Shell mengatakan kabinet Irak telah mengesahkan proyek tersebut tanggal 13 Januari lalu. "Shell telah bekerjasama dengan kemeterian Industri dan Minter Irak dan bersama-sama dengan kementertian minyak dan trasportasi untuk mengembangkan model investasi gabungan untuk sebuah komplek petrokimia dengan skala dunia di wilayah selatan Irak," ucapnya. Shell adlah satu satu perusahaan minyak besar yang beroperasi di wilayah selatan Irak, mengoperasikan ladang minyak Majnoon danmemimpin vendor gabungan Basra Gas Company. Shell menandatangani memorandum kesepakatan dengan pihak kementerian untuk proyek Nibras di tahun 2012.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar